Pati  

Stok Pangan Aman Hingga Awal Tahun, Beberapa Komoditas Alami Kenaikan Harga

TINJAU: Salah satu petugas Disdagperin Pati saat melakukan peninjauan bahan pangan di salah satu pasar tradisional Pati, Rabu (22/12). (DOK. PRIBADI/JOGLO JATENG)

PATI, Joglo Jateng – Stok pangan di Kabupaten Pati jelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) dipastikan aman. Meski demikian, berdasarkan data Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Pati, beberapa komoditas mengalami kenaikan harga.

Kepala Disdagperin Pati Hadi Santosa, melalui Kasi Distribusi dan Informasi Perdagangan Soewardi mengatakan, pihaknya terus melakukan pemantauan rutin terkait stok dan harga pangan di wilayahnya. Hal tersebut dilakukan, untuk bisa memastikan kebutuhan pangan dapat terpenuhi hingga awal tahun nanti.

“Untuk ketersediaan pangan di Pati, bisa dikatakan aman sampai Maret 2022 nanti. Sudah kami pastikan stok yang ada mencukupi sampai awal tahun depan. Jadi masyarakat tidak perlu khawatir,” ujarnya saat ditemui, Rabu (22/12).

Meski demikian, Soewardi menyebutkan terdapat dua komoditas yang mengalami kenaikan harga cukup signifikan. Yakni cabai rawit merah dan minyak. Selain dua komoditas tersebut, dia mengungkapkan harga di pasaran masih tergolong stabil.

“Kalau untuk harga di pasaran sendiri cenderung stabil. Kecuali beberapa komoditi, seperti minyak goreng kemasan yang saat ini mencapai Rp 20.000 per liter, minyak goreng curah Rp 19.000 per liter, dan cabai rawit merah yang naik sampai Rp 75.000 per kilogram, padahal di kondisi normal hanya Rp 30.000. Selain itu cenderung stabil, mungkin karena PPKM,” ungkapnya.

Dengan terpenuhinya stok hingga awal tahun mendatang, pihaknya berharap agar masyarakat tetap tenang dan tidak melakukan panic buying. Sebab, Disdagperin telah melakukan antisipasi agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi selama nataru.

“Kami harapkan kepada seluruh masyarakat Pati agar tidak panic buying. Misal dalam hal apa pun, seharusnya 1 saja sudah cukup. Karena panik jadi ditambah 2 sampai 3. Karena kami sudah berupaya mengantisipasi agar kebutuhan tetap terpenuhi selama nataru ini,” pungkasnya. (abd/fat)