PEMALANG, Joglo Jateng – Pemerintah Kabupaten Pemalang menggelar Kontes Hewan Ternak Bupati Cup Pemalang 2022. Event tersebut masuk dalam rangkaian kegiatan Hari Jadi Pemalang ke-447. Kontes ternak tersebut merupakan yang pertama kali dan disambut antusias oleh para peternak di Kabupaten Pemalang.
Bupati Pemalang Mukti Agung Wibowo mengutarakan antusiasmenya terhadap kontes ternak tersebut. Hal itu terlihat ketika ia hadir di lokasi acara bersama wakil bupati. Total ada 70 peternak yang mengikuti event tersebut. Masing-masing peternak, rata-rata membawa lebih dari satu jenis hewan ternak.
“Jujur saya sangat senang dan antusias melihat lomba ini. Karena baru pertama kali dilakukan di Pemalang, lomba yang mempertandingkan bobot ternak kambing dan kelinci. Saya berharap kegiatan ini bisa terus berlanjut, bahkan menjadi kegiatan tahunan,” ungkapnya saat menghadiri acara di halaman Water Park Widuri, Sabtu (5/2).
Hal serupa juga dikatakan Wakil Bupati Pemalang Mansur Hidayat. Ia mengatakan, ternyata banyak peternak Pemalang yang mempunyai kambing berkualitas. Oleh karena itu, pemkab akan mengembangkan potensi peternakan yang ada. Agar sektor peternakan menjadi unggulan di Pemalang.
Ia menambahkan, pihaknya akan mengajak semua elemen, mulai dari masyarakat, peternak, pemerintah daerah, dan swasta untuk bersinergi memajukan potensi di sektor peternakan. Sehingga dapat mendongkrak perekonomian Pemalang.
“Untuk memajukan peternakan di Pemalang, saya yakin dengan sinergi tersebut akan membawa kita menjadi salah satu daerah pemasok utama hewan ternak. Baik daging kambing, domba maupun kelinci. Untuk kebutuhan regional Jawa Tengah maupun nasional,” terangnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Pemalang Wahadi sebagai penyelenggara kegiatan tersebut menjelaskan, untuk penilaian lomba ini berdasarkan bobot hewan dan kesehatannya. Selain itu, tujuan dari ajang tersebut adalah untuk mengenalkan sesama peternak dan berbagi pengetahuan tentang merawat kambing dan kelinci. Agar memiliki bobot serta kesehatan yang baik.
“Bukan hanya soal lomba saja. Di sini peternak dapat berbagi ilmu tentang hewan mereka. Di samping itu, tempat ini menjadi ajang temu para calon pembeli, serta menciptakan pemasaran. Dengan begitu ketika ini selesai, peserta dapat memperoleh banyak keuntungan,” paparnya. (fan/all)










