Kliori Jadi Pertama yang Panen MT 1 di Sawah Tadah Hujan

POTONG: Petani di Kecamatan Kaliori melakukan panen padi musim tanam pertama di Desa Mojorembun, belum lama ini. (HUMAS / JOGLO JATENG)

REMBANG, Joglo Jateng – Petani di Kecamatan Kaliori, telah memasuki musin panen padi musim tanam pertama. Panen tersebut menjadi yang perdana pada lahan sawah tadah hujan di Kabupaten Rembang.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (Dintanpan) Kabupaten Rembang, Agus Iwan Haswanto, meninjau langsung panen perdana itu. Panen dilakukan di Desa Mojorembun, Jum’at (4/3).

Agus Iwan mengatakan potensi pertanian di Kecamatan Kaliori memang bagus. Mereka menjadi penopang kecamatan lain yang agak terlambat masa tanamnya. Petani di Kaliori juga sudah siap untuk masa tanam 2 setelah tanaman padinya dipanen menggunakan alat mesin modern pertanian.

“Disini karena menggunakan alsintan combine harvester jadinya cepat panennya. Petani juga sudah menyiapkan benih padi untuk ditanam MT 2,” imbuhnya.

Agus Iwan menerangkan saat ini, di wilayah Kecamatan Kaliori, yang mulai panen padi perdana mencapai 30 persen. Mereka tersebar di Desa Sambiyan, Sidomulyo, Meteseh, Maguan, Wiroto dan Desa Mojorembun.

Terkait luas lahan pertanian di Kecamatan Kaliori, Agus menyebut, data Luasan Pertanian Pangan Berkelanjutan seluas 4.000 hektare. Potensi ini akan semakin baik dengan dioperasikannya Waduk Randugunting yang berada di Kabupaten Blora. Harapannya yang selama ini petani di wilayah Kaliori hanya mampu panen 2 kali, bisa menjadi 3 kali dalam setahun.

Ketua Kelompok Tani Ngupoyo Mulyo, Desa Mojormbun, Sumardi menuturkan, saat ini petani telah diuntungkan dengan adanya mesin pemanen padi. Petani bisa menghemat biaya hingga 50 persen dibanding dengan tenaga manusia.

“Hari ini hampir 2 hektare yang kita potong (panen, Red). Biaya per petaknya Rp 300 ribu. Keuntungan petani hampir 50 persen dibanding menggunakan tenaga manusia,” tuturnya.

Selain hemat biaya, menurut Sumardi dengan pemakaian mesin pertanian modern juga bisa menghemat waktu. Karena untuk memanen padi 1 hektare dengan tenaga manusia membutuhkan waktu satu minggu. Sedangkan memakai mesin bisa diselesaikan dalam 1 hari. (hms/fat)