Kuota Beasiswa Pelajar dan Mahasiswa di Rembang Bakal Ditambah, DPRD Siap Back Up Penuh

Kepala Dindikpora Kabupaten Rembang, Achmad Sholchan saat melepas para pelajar dalam mengikuti kompetisi siswa di Provinsi Jawa Tengah. (ISTIMEWA/JOGLO JATENG)

REMBANG, Joglo Jateng – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang terus memperkuat komitmennya dalam memperluas akses pendidikan. Hal ini diwujudkan melalui penambahan program beasiswa bagi pelajar dan mahasiswa.

Selain mengoptimalkan anggaran daerah, pemerintah juga akan mengupayakan tambahan pendanaan dari pemerintah pusat. Langkah ini diambil agar semakin banyak masyarakat yang menjadi penerima manfaat.

Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Dindikpora) Kabupaten Rembang, Achmad Sholchan memberikan penjelasannya. Menurutnya, langkah tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut arahan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti saat berkunjung ke Rembang beberapa waktu lalu.

“Dukungan pemerintah pusat diharapkan mampu memperkuat program peningkatan kualitas sumber daya manusia yang sedang dijalankan daerah,” katanya.

Dindikpora Kabupaten Rembang, kata Achmad, akan segera menyusun dan mengajukan proposal resmi kepada Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).

Pengajuan itu akan difasilitasi oleh Kepala Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP). Tujuannya agar proses koordinasi dengan pemerintah pusat berjalan lebih efektif.

“Nanti kami akan mengajukan usulan untuk tambahan beasiswa dengan anggaran APBN. Ditambah usulan penuntasan anak tidak sekolah,” ujarnya.

Selain mengusulkan tambahan beasiswa, pemerintah daerah juga menyiapkan langkah lain untuk menarik dukungan dari pemerintah pusat.

Salah satunya dengan mendorong SMK Negeri 2 Rembang segera mengajukan proposal bantuan. Sebab, instansi pendidikan ini memiliki program keahlian di bidang kelautan yang dinilai berpotensi memperoleh dukungan nasional.

“Pak Bupati juga meminta kami berkoordinasi dengan Kepala SMK Negeri 2 yang memiliki jurusan kelautan untuk segera mengajukan bantuan kepada pemerintah pusat,” katanya.

Sementara itu, dukungan terhadap penguatan program beasiswa juga datang dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Rembang.

Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Rembang, Puji Santosa menegaskan, pihaknya siap mendukung penambahan anggaran. Terlebih apabila alokasi yang tersedia saat ini belum mampu memenuhi kebutuhan masyarakat.

Menurut Puji, program beasiswa merupakan bagian dari visi Bupati Harno dan Wakil Bupati M. Hanies Cholil Barro’. Yakni melalui program Satu Desa Satu Sarjana yang bertujuan meningkatkan kualitas pendidikan masyarakat.

“Itu terkait dengan visi kepala daerah Harmonis, yaitu Satu Desa Satu Sarjana. Minggu (12/7/2026) kami sudah berkomunikasi dengan TAPD dalam rapat Banggar. Anggaran itu harus full,” ujarnya.

Saat ini anggaran beasiswa yang dialokasikan Pemkab Rembang mencapai sekitar Rp 4,2 miliar. DPRD memastikan nilai tersebut masih dapat ditambah apabila kebutuhan penerima beasiswa terus meningkat.

“Kalau ke depan kira-kira kurang, langsung kita tambah. Karena ini visi dan misi bupati yang harus terpenuhi,” tegasnya.

“Kita sepakat mencerdaskan anak bangsa sehingga generasi muda di Kabupaten Rembang harus siap,” pungkasnya. (adm/fat/rds)