Popda 2022 Diselenggarakan Secara Terbatas

SEMANGAT: Para atlet karate saat bertanding pada ajang Popda 2022 di Gedung PGRI Pemalang, Selasa (22/3). (UFAN FAUDHIL/JOGLO JATENG)

PEMALANG, Joglo Jateng – Pelaksanaan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) tingkat kabupaten tahun 2022 telah dimulai, dan dibuka di Lapangan Volly Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Pemalang pada, Selasa (22/3). Dalam penyelenggaraannya, ajang olahraga ini hanya boleh dihadiri peserta, pelatih, dan panitia pertandingan saja.

Kepala Disparpora Pemalang Mualip mengatakan, pelaksanaan Popda 2022 saat ini harus disertai dengan protokol kesehatan (prokes) ketat. Untuk meminimalisir penularan Covid-19.

Lanjutnya, total ada 14 cabang olahraga (cabor) yang dipertandingkan. Yaitu, pencak silat, karate, sepak takraw, bulutangkis, bola volly, senam, basket, tenis meja, panahan, renang, tenis lapangan, sepak bola dan taekwondo.

“Kami menekankan kepada panitia dan semua pelatih agar selalu mengingatkan para anak didiknya untuk mematuhi prokes. Dengan memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan. Hal itu untuk meminimalisir klaster yang timbul di pertandingan Popda,” tegasnya di Kantor Disparpora, Selasa (22/3).

Ia menjelaskan, agar tidak terjadi kerumunan, penyelenggaraan Popda 2022 dilakukan secara terpisah sesuai cabor. Karena jumlah peserta keseluruhan yaitu 1.250 orang, sehingga dapat memicu terjadinya kerumunan.

“Jadi disesuaikan venue cabornya. Seperti pencak silat dilaksanakan di Aula Kodim 0711 pada 21-22 Maret. Dan atletik di Stadion Mochtar pada 22-23 Maret 2022.

Ia berharap, dengan adanya pertandingan Popda 2022, sebagai sarana mencari bibit-bibit atlet muda yang dapat mengharumkan Pemalang dengan prestasinya di kemudian hari. Terutama, dalam cabor beladiri, yang sering melaju hingga ajang provinsi dan nasional.

“Saya harapkan pada semuanya untuk jaga sportifitas dalam bertanding. Baik dari peserta, wasit dan dewan juri. Karena kita akan mencetak atlet yang nantinya membanggakan nama Pemalang di kancah provinsi, nasional bahkan kalau bisa internasional,” imbuhnya. (fan/all)