Harapkan Berkontribusi dalam Peningkatan Ekonomi Serta Pengentasan Kemiskinan Eksterm

SIMBOLIS: Wakil Bupati Mansur Hidayat (kanan) saat menerima tumpeng pada perayaan HUT BPR BKK Taman, Rabu (22/3). (UFAN FAUDHIL/JOGLO JATENG)

PEMALANG, Joglo Jateng – Bank Pengkreditan Rakyat Badan Kredit Kecamatan (BPR BKK) Taman menggelar perayaan HUT dan undian hadiah Tamades (Tabungan Masyarakat Desa). Dengan ini, diharapkan BPR BKK Taman dapat semakin berkontribusi, mendorong ekonomi dan pengentasan kemiskinan ekstrem di Pemalang.

Acara tersebut juga dihadiri Wakil Bupati Pemalang Mansur Hidayat, bersama Asisten Ekonomi Pembangunan Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Jawa Tengah (Jateng) Peni Rahayu, dan Kepala Bagian Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan OJK Tegal, Reza Surya Akdiwidjaya.

Wakil Bupati Pemalang, Mansur Hidayat mengatakan, pihaknya mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan menabung sebagai budaya atau kebiasaan dalam hidup. Sebab, karena dengan menabung, masyarakat dapat mempunyai dana cadangan. Sebagai bentuk investasi dan mempersiapkan anggaran untuk masa depan.

“Menabung ini harus dibudayakan. Karena dengan menabung juga dapat mendukung pembangunan, utamanya di tingkat daerah. Apalagi, beberapa tahun terakhir, perekonomian sedang turun. Dan jika memiliki tabungan, dapat membantu meringankan,” ucapnya di Kantor BPR BKK Taman, Rabu (22/3).

Lebih lanjut, ia menambahkan, dengan mengikuti Tamades, masyarakat akan memperoleh banyak keuntungan. Selain memberikan rasa aman dalam menyimpan uang, Tamades juga memiliki daya tarik tersendiri. Salah satunya, adanya pengundian hadiah rutin setiap tahunnya.

“Hal ini menunjukkan bahwa mereka ingin selalu memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat. Sehingga banyak manfaat yang diperoleh dari produk Tamades,” tuturnya.

Ia juga menekankan, agar BPR BKK Taman berusaha lebih gigih. Karena mereka juga mempunyai tanggung jawab, dalam penanganan kemiskinan ekstrem. Sebab, dengan memberikan pinjaman atau stimulus pada masyarakat, dapat mempunyai dana tambahan untuk terciptanya pelaku UMKM.

“Kami harapkan sinergitas bersama dari semua pihak, dalam hal ini BPR BKK Taman. Untuk membantu penanganan kemiskinan. Sebab sebagai salah satu perusahaan daerah, BPR mempunyai peran penting ke masyarakat, dalam hal permodalan,” terangnya.

Sementara itu, Asisten Ekonomi Pembangunan Setda Jateng, Peni Rahayu mengatakan, dengan kerjasama yang baik, bukan tidak mungkin Pemalang dapat bebas dari kemiskinan ekstrem. Lantaran hal tersebut juga menjadi kewajiban pemerintah provinsi untuk mengentaskan kemiskinan di 19 kabupaten/kota di Jateng.

“Tahun ini kami mendapatkan tambahan dari lima, menjadi 19 kabupaten kota. Tentunya perlu peran semua pihak dalam pengentasan kemiskinan. Selain itu kami berharap PT BPR BKK Taman terus memberikan kontribusi kepada pemkab untuk mensejahterakan perekonomian masyarakat,” paparnya. (fan/all)