PATI, Joglo Jateng – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati meminta pertambangan di Kabupaten Pati berhenti beroperasi sementara di musim penghujan. Pasalnya, akan memperparah kondisi kerusakan jalan yang dilintasi tambang.
Bupati Pati Haryanto menjelaskan, ruas jalan yang dilalui kendaraan tambang sudah mengalami kerusakan. Apalagi ditambah kendaraan pengangkutnya kerap overload. Oleh karena itu, pihak memberlakukan kebijakan tersebut.
“Kita sudah melakukan pendekatan kepada pengelola. Nanti kita sampaikan kepada pemilik tambang. Sementara musim penghujan berhenti operasi dulu,” Haryanto, belum lama ini.
Diketahui, Jalan milik pemkab yang dinilai alami kerusakan akibat tambang yakni di jalan penghubung Kecamatan Kayen-Tambakromo. Kemudian di ruas jalan Desa Pasucen menuju Desa Lahar. Jalan yang dilalui kendaraan tambang tersebut sudah mengalami kerusakan yang cukup parah. Yakni di kawasan Pati Selatan dan utara.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Pati Teguh Wydiatmoko mengatakan, pihaknya selama ini sudah melakukan pendekatan kepada penggelola tambang. Yakni memberikan arahan terkait over muatan kendaraan.
Menurutnya, saat musim penghujan jika jalan dilalui kendaraan bermuatan berat akan memperparah kondisinya. “Nanti kita sampaikan ke pemilik lahan, pengelola tambang. Untuk sementara musim penghujan berhenti beroperasi dulu” tandasnya. (cr7/fat)










