Festival Desa Wisata, Dorong Ekonomi dan Potensi Desa

SERAHKAN: Bupati Agung saat memberikan hadiah pada Juara Festival Desa Wisata di Aula Hotel R-Gina Pemalang, Selasa (29/3). (UFAN FAUDHIL/JOGLO JATENG)

PEMALANG, Joglo Jateng – Pemerintah Kabupaten Pemalang menggelar Festival Lomba Desa Wisata 2022. Dengan Tema Pemalang Bangkit Bersama Desa Wisata, malam anugerah Festival Lomba Desa Wisata dilaksanakan di Aula Hotel R-Gina pada, Selasa (29/3) malam.

Bupati Pemalang Mukti Agung Wibowo mengatakan, dengan diselenggarakannya acara tersebut, harapannya dapat memotivasi para pengelola desa wisata dan mendorong peningkatan ekonomi di sektor pariwisata daerah. Terutama terkait pengembangan potensi dan keunikan desa wisata di Pemalang.

“Kedepan, saya berharap desa wisata di Pemalang, dapat dikenal luas di kancah Nasional maupun Internasional. Sehingga mampu menarik minat wisatawan domestic, maupun asing, untuk berkunjung ke Pemalang,” terangnya.

Ia mengatakan, salah satu kunci sukses dalam mewujudkan tujuan tersebut adalah. Komitmen dan konsistensi para stakeholders dalam mengembangkan potensi, serta melakukan promosi lewat berbagai event wisata. Dari 27 desa wisata, ada salah satu desa yang sering mengadakan event. Yaitu, kawasan Dewi Nadulang (Desa Wisata Nanas Madu Pemalang). Kawasan wisata ini memiliki keunggulan di sektor hasil alam dan perkebunan buahnya.

Ia melanjutkan, pihak Festival Lomba Desa Wisata ini, memperlombakan tiga kategori, dan diikuti oleh 15 desa wisata. Pertama kategori Desa Maju, ada tiga desa, yaitu Desa Nyalembeng, Desa Penggarit, dan Desa Sikasur. Kedua kategori Desa Berkembang, diikuti 4 desa, Desa Asemdoyong, Desa Mandiraja dan Desa Gapura, serta Desa Surajaya.

“Untuk kategori ketiga, yaitu Desa Rintisan, diikuti 8 Desa Wisata. Yaitu, Desa Banyumudal, Desa Mojo, Desa Nyamplungsari, Desa Mejagong, Desa Bulakan, Desa Badak, Desa Wisnu dan Desa Cawet. Dari semua desa, kami saring dan diambil tiga terbaik, di masing-masing nominasi,” ujarnya.

Lebih lanjut, beberapa desa yang menjuarai festival tersebut adalah. Kategori Desa Rintisan, yaitu Desa Banyumudal, Desa Wisnu dan Desa Bulakan. Untuk pemenang Desa Berkembang, dijuarai oleh Desa Surajaya. Dan untuk juara kategori Desa Maju, jatuh pada Desa Sikasur.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Pemalang Mualip mengatakan, untuk pengembangan para pengurus wisata, akan diberikan pelatihan pengelolaan wisata. Dimana ada dua hal yang ditekankan dalam pelatihan nantinya, yaitu pelatihan kelembagaan wisata, dan pengelolaan sumber daya manusia.

“Kami pemkab akan selalu hadir untuk kemajuan desa wisata. Karena dengan berjalannya sektor wisata, perekonomian masyarakat sekitar juga akan meningkat. Dan menjadikan pendapatan daerah ikut meningkat. Dengan begitu kita dapat mewujudkan program prioritas pemkab, salah satunya adalah Dewi (desa wisata),” tuturnya. (fan/all)