2023 Pembangunan Harus Ekstra Keras

PIDATO: Bupati Rembang H Abdul Hafidz saat memberikan penuturan dalam Musrenbangkab RKPD 2023, di pendapa RA Kartini, belum lama ini. (HUMAS/JOGLO JATENG)

REMBANG, Joglo Jateng – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang menggelar Musyawarah Perencanaan dan Pembangunan Kabupaten (Musrenbangkab) untuk penyusunan RKPD (Rencana Kerja Pemerintah Daerah) 2023. Acara tersebut dilangsungkan di pendapa RA Kartini, belum lama ini.

Bupati Rembang H Abdul Hafidz menyampaikan kegiatan ini digelar dengan tujuan untuk menyelaraskan rencana kerja pemkab dengan Provinsi Jawa Tengah. Dirinya mengatakan, pembangunan tidak akan berjalan maksimal jika perencanaan yang dilakukan tidak berkualitas. Sebelumnya pihak Pemkab Rembang telah mengadakan Musrenbang di 14 kecamatan.

“Saya berharap ide, gagasan, pikiran dari bapak ibu semuanya untuk disampaikan di forum ini. Baik dari difabel, forum anak agar perencanaan pembangunan ini berkualitas,” tegas Bupati.

Bupati menambahkan, pada 2023 Pemkab Rembang harus bekerja ekstra keras untuk mewujudkan pembangunan yang belum terselesaikan. “Jangan sampai kita ini biasa-biasa saja, 2023 harus luas biasa. Karena pendapatan yang kita terima lebih kecil, sementara pengajuan pembangunan luar biasa banyaknya,” ungkapnya.

Hafidz menyampaikan, pandemi Covid-19 turut mewarnai kendala pembangunan di Kabupaten Rembang. Adanya pandemi memaksa seluruh pihak untuk beralih ke arah digitalisasi.

Pembangunan dari segi digital inilah yang akan terus ditingkatkan oleh Pemkab Rembang. Bupati mengatakan, era digital mampu mempercepat proses serta meningkatkan kualitas pembangunan. Oleh sebab itu, Sumber Daya Manusia yang ada diharapkan mampu memahami era serba modern ini. (hms/fat)