Libur Lebaran, Pertokoan Ramai Pembeli

RAMAI: Masyarakat terlihat memadati dan berbelanja di Teras Malioboro yang merupakan tempat relokasi PKL jalan Malioboro, Senin (9/5). (AFIFUDIN / JOGLO JOGJA)

KOTA, Joglo Jogja – Libur Lebaran 2022 menjadi berkah tersendiri bagi pengusaha pertokoan, salah satunya di Jalan Malioboro. Para pengusaha pertokoan kebanjiran pembeli sejak pemerintah membolehkan masyarakat melakukan mudik Lebaran tahun ini.

Koordinator Lapangan Perkumpulan Pengusaha Malioboro dan Ahmad Yani (PPMAY), KRT Karyanto Purbohusodo membenarkan hal tersebut. Menurutnya, tingkat keramaian pengunjung saat libur Lebaran hampir sama dengan libur sebelum pandemi Covid-19.

“Liburan ini penuh pengunjung. Toko oleh-oleh sampai kewalahan melayani konsumen. Omzetnya meningkat bahkan toko pakaian juga laris, dari pagi hingga tengah malam pengunjungnya berdatangan terus-menerus,” ungkap Karyanto, Senin (9/5).

Meski bisa dikatakan meningkat, namun pihaknya belum memastikan berapa kenaikan omzet para pengusaha toko di Malioboro. Menurutnya, barang yang paling banyak dicari wisatawan saat libur Lebaran adalah makanan dan oleh-oleh khas Yogyakarta.

Selain itu, banyak pula para wisatawan yang mencari pakaian tematik khas Yogyakarta. Seperti batik dan beberapa pakaian khas Yogyakarta.

“Toko yang ada di Teras Malioboro 1 dan 2 juga ramai pembeli. Barang paling banyak dicari pakaian khas Jogja,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Unit Pelaksana Teknis Pengelolaan Kawasan Cagar Budaya (UPT PKCB) Yogyakarta, Ekwanto menambahkan, pada Rabu (4/5) dan Kamis (5/5) pengunjung Malioboro mencapai 25.000 orang. Jumlah ini menurutnya masih berpotensi bertambah terutama di Teras Malioboro 2.

Jumlah kunjungan ini, menurutnya bisa sekaligus menjawab keraguan beberapa pihak yang beranggapan kawasan Malioboro akan sepi. Terutama setelah para Pedagang Kaki Lima (PKL) direlokasi dari lorong toko ke Teras Malioboro.

“Terpatahkan kalau relokasi bikin orang yang enggan datang ke Malioboro,” imbuhnya. (fif/bid)