PEMALANG, Joglo Jateng – Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Pemalang bentuk Tim persiapan verifikasi Open Defecation Free (ODF) atau stop buang air besar sembarangan di seluruh desa di setiap kecamatan di Kabupaten Pemalang. Hal tersebut dilakukan untuk meloloskan Pemalang sebagai kabupaten bebas ODF.
Sekretaris Daerah (Sekda) Pemalang M. Arifin, melalui Plt Asisten Satu Setda Pemalang Tar Sidik mengatakan, pelaksanaan verifikasi tersebut akan dilaksanakan pada 25 Mei mendatang. Sehingga pihaknya membentuk tim untuk mempersiapkan semua desa dalam penilaian ODF. Oleh karena itu dilakukan rapat koordinasi (rakor) bersama dinas terkait, kecamatan, desa dan penyuluh kesehatan untuk bersama membentuk tim verifikasi ODF di setiap desa.
Ia menjelaskan, nantinya tim dari provinsi akan melakukan verifikasi langsung di enam desa, dan di beberapa kecamatan yang berbeda. Di mana pemilihan desa ini dilakukan secara acak, sehingga pihaknya menekankan kepada seluruh masyarakat untuk bersiap untuk menyambut tim tersebut.
“Kalau tidak acak pemilihan tempat verifikasi, kita bisa lebih mudah mempersiapkannya. Tapi ini acak, jadi saya mohon semua sektor bisa bekerja sama. Terutama perangkat desa agar mengkondisikan warganya,” ujarnya di Sasana Bhakti Praja Pemalang.
Lebih lanjut, ia akan meminta pemerintah desa untuk bisa mencopot fasilitas atau sarana prasarana yang dijadikan tempat buang air besar sembarangan, yaitu jamban helikopter. Selain itu, untuk warga yang telah memiliki rumah, namun tidak ada jambannya, bisa melakukan pengajuan ke pemerintah desa. Agar nantinya dapat diberikan bantuan pembuatan fasilitas tersebut di kediaman mereka.
“Penyediaan bantuan pembuatan jamban ini, bisa dilakukan oleh Baznas. Terutama untuk masyarakat miskin yang diambil melalui data desa. Dengan semua kerja sama tersebut, saya harapkan Pemalang bisa mendapatkan kategori kabupaten bebas ODF di 2022 ini. Untuk mewujudkan Pemalang AMAN (Adil, Makmur, Agamis dan Ngangeni),” imbuhnya. (fan/all)










