Rumah Petani Hangus Terbakar

TANGGAP: Petugas Damkar saat berusaha memadamkan kebarakan, di Desa Sodongbasari Kecamatan Belik, Rabu (25/5). (DOK. PRIBADI / JOGLO JATENG)

PEMALANG, Joglo Jateng – Diduga karena korsleting listrik, rumah seorang petani warga Desa Sodongbasari, Kecamatan Belik, ludes dilahap si jago merah. Kejadian tersebut terjadi pada, Rabu (25/5), pukul 21.00 WIB. Pada kejadian tersebut, diperkirakan kerugian mencapai Rp100 juta.

Kepala Pemadam Kebakaran (Damkar) Pemalang, Diar melalui Koordinator Lapangan (Korlap) Sonhaji menjelaskan, kejadian kebakaran ini berawal karena adanya percikan api dari korsleting listrik di samping rumah. Saksi mata yang melihat langsung melaporkan kejadian tersebut ke pemadam kebakaran.

“Kami dapatkan laporan tepat pukul 21.00 WIB. Dan datang 10 menit setelah pelaporan tersebut. Karena rumah berbahan dasar kayu, jadi cepat merambat. Tapi tidak sampai ke rumah lainnya,” ujarnya di Pemalang.

Ia mengatakan, tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Dan kerugian pemilik rumah diperkirakan sekitar Rp100 juta. Dengan mengerahkan satu unit mobil pemadam kebakaran, situasi dapat dikendalikan dan tidak merambat ke rumah lainnya.

“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Tapi sekali lagi kita ingatkan, agar tetap waspada dan selalu perhatikan instalasi listrik di rumah. Karena kebarakan rumah hampir 70 persen di akibatkan adanya korsleting listrik,” tuturnya.

Sementara itu, Sukrad saksi mata kejadian menuturkan, kebakaran tersebut terjadi di kediaman milik Sakiran warga RT 03/RW 02 Desa Sodongbasari, Kecamatan Belik. Yang bekerja sebagai petani. Di mana ketika melihat kebakaran dirinya langsung melaporkan ke petugas pemadam kebakaran.

“Saat itu, saya lihat api sudah besar dan hampir setengah rumah terbakar. Alhamdulillah petugas damkar cepat datang. Jadi bisa dipadamkan dengan cepat dan tidak merambat ke rumah lainnya,” ucapnya. (fan/all)