Bupati Kembali Sematkan Pemalang Ikhlas

PAPARAN: Kepala Diskominfo Yanuar Nitbani saat konferensi pers bersama para awak media di kantor Diskominfo Pemalang, Senin (18/7). (UFAN FAUDHIL/JOGLO JATENG)

PEMALANG, Joglo Jateng – Bupati Pemalang berjanji dalam waktu dekat akan mengembalikan penulisan slogan Pemalang Ikhlas di gapura selamat datang yang berada di barat pintu tol gandulan. Hal itu untuk mewujudkan aspirasi masyarakat serta sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan kepada para tokoh bupati pendahulu, yang telah menciptakan slogan Pemalang Ikhlas.

Bupati Pemalang Mukti Agung Wibowo melalui Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Pemalang Yanuar Nitbani mengatakan, bahwa bupati secepatnya akan menyematkan slogan Pemalang Ikhlas kembali di gapura selamat datang. Berdasarkan pertimbangan adanya aspirasi masyarakat dan bentuk penghargaan tokoh pendahulu yang telah mencetuskan slogan Pemalang Ikhlas.

“Kita sangat berterima kasih kepada masyarakat serta para anggota DPRD yang telah menyuarakan aspirasi mereka. Jadi untuk mengkondisikan situasi agar kondusif, pemerintah kabupaten akan mengimbuhkan kembali Pemalang Ikhlas di gapura selamat datang. Baik di Gandulan maupun di Lawangrejo,” terangnya dalam konferensi pers di Kantor Diskominfo, Senin (18/7).

Ia menjelaskan, bahwa bupati telah memerintahkan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) agar secepatnya membuat desain gapura tersebut. Dengan kombinasi slogan Pemalang Ikhlas dan Pemalang Aman yang merupakan visi pemkab saat ini. Serta untuk penempatannya, slogan Pemalang Ikhlas berada di atas visi pemkab Aman.

“Kita tidak membuang tulisan yang sudah ada, dikarenakan biaya pembuatannya tidak sedikit, yaitu sekitar Rp300 juta dari APBD. Jadi kita tempatkan slogan Pemalang Ikhlas di atas visi Aman itu,” jelasnya.

Terkait pembiayaan, ia menerangkan, karena sudah diperintahkan oleh bupati, dinas terkait yaitu Disperkim akan mengajukan pembiayaan pada anggaran perubahan APBD tahun ini. Dan pihaknya berharap, biaya yang dikeluarkan tidak sebesar pembuatan sebelumnya.

“Untuk anggaran kita serahkan ke dinas yang menangani. Tetapi untuk konsepnya, pak bupati menginginkan tulisan itu bisa megah dan bagus, dengan lampu penerangan yang baik. Agar masyarakat dapat melihat secara jelas Pemalang Ikhlas di atas kata Pemalang Aman,” paparnya. (fan/all)