Jepara  

Nekat Ngabuburit, Siap-Siap Berurusan dengan Satpol PP

PATROLI: Personel Satpol PP Jepara saat melakukan patroli di salah satu pusat keramaian Senin (27/4).(DOK. SATPOL PP JEPARA FOR LINGKAR JATENG)

JEPARA — Satpol-PP dan Damkar Kabupaten Jepara bakal gencar mengerahkan personelnya. Hal ini guna menyisir dan membubarkan remaja yang kedapatan nekat ngabuburit selama Ramadan 1441 Hijriah ini.

Demikian dikatakan Plt. Kasatpol-PP dan Damkar Jepara, melalui Kasi Penyelidikan dan Penyidikan Abdul Muid. Menurutnya, tradisi kumpul-kumpul sembari menunggu waktu berbuka puasa diminta agar ditiadakan.

“Ini karena naiknya status darurat Covid-19 di Jepara,” katanya.

Dijelaskan, saat ini masih banyak kelompok remaja yang kedapatan tengah asik nongkrong. Selain diminta membubarkan diri dan langsung pulang, pihaknya juga mensosialisasikan pentingnya menangkal penyebaran Covid-19.

“Anggota kita langsung beri teguran ke mereka untuk segera bubar dan langsung pulang. mengingat kondisi sedang tidak baik akibat wabah virus korona,” ujar Muid.

Sementara itu Kabid Penegakan dan Penertiban Anwar Sadat berharap, warga Jepara tetap mematuhi imbauan pemerintah. Baik menghidari aktivitas berkerumun, maupun penerapan protokol kesehatan diri sendiri.

“Patroli pembubaran aktivitas ngabuburit ini akan terus kami lakuakn. Sehingga tak lagi ada penambahan korban jiwa akibat virus korona,” kata Sadat. (mam/fat)