PURBALINGGA, Joglo Jateng – Berlokasi di ujung wilayah Kabupaten Purbalingga tidak menghalangi Desa Danasari untuk berprestasi. Hal tersebut disampaikan Kepala Desa Danasari Kecamatan Karangjambu, Saiful Anwar saat menyampaikan sambutan pada acara Gerakan Bersama Rakyat (Gebrak) Gotong Royong dan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) di lapangan Desa Danasari, Selasa (20/9).
Saiful mengatakan, Desa Danasari memiliki letak geografis yang jauh dari pusat kota Purbalingga, namun masih bisa menampilkan performa yang baik dalam hal pemerintahan dan kesehatan. Contohnya adalah Danasari menjadi salah satu desa tercepat yang memenuhi PBB (Pajak Bumi dan Bangunan).
“Walaupun secara geografis kami berada di ujung karena berbatasan dengan kabupaten lain dan jauh dari pusat kabupaten, kami tetap berkomitmen untuk berprestasi,” katanya, Selasa (20/9).
Selain PBB, Desa Danasari juga berkomitmen tinggi dalam segi kesehatan. Salah satunya yaitu capaian vaksinasi Covid-19. Dosis pertama telah mencapai 98,74 persen, dosis kedua mencapai 74,10 persen, dan dosis ketiga mencapai 45,47 persen.
“Danasari memiliki luas 625 ha dengan jumlah penduduk 3368 jiwa dan kami masih menjunjung tinggi gotong royong di tengah masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi menyampaikan apresiasi kepada Pemdes Danasari yang tetap bekerja keras melayani masyarakat dan terus menyajikan prestasi yang baik. Atas prestasinya tersebut, pihaknya memberikan bantuan berupa mobil ambulans siaga yang bisa digunakan untuk operasional kedaruratan bagi warga masyarakat Desa Danasari.
“Kami memberikan apresiasi berupa bantuan ini karena walaupun Danasari ini paling pelosok, mereka masih bisa berprestasi. Kalau Pemdes dan masyarakat terus menyajikan yang terbaik, kami tidak segan untuk terus membantu seperti tahun 2021 lalu kami tembuskan jalan Kabupaten yang menghubungkan Danasari dan Sirau di Kecamatan Karangmoncol,” pungkasnya. (hms/abd)










