Pati  

Datangkan Penyair untuk Gairahkan Literasi di Madrasah dan Ponpes

DISKUSI: Lesbumi NU Pucakwangi menggelar launching dan bedah buku, Kamis (20/10). (DOK. PRIBADI/JOGLO JATENG)

PATI, Joglo Jateng – Lembaga Seniman Budayawan Muslimin Indonesia (LESBUMI) Nahdlatul Ulama (NU) Pucakwangi menggelar launching dan bedah buku “Suara-Suara Santri NU di Pinggiran”, Kamis (20/10). Kegiatan itu terasa spesial dengan hadirnya Sosiawan Leak seorang penyair sekaligus penulis.

Dalam kesempatan itu, Sosiawan Leak menyampaikan bahwa literasi tidak hanya berbentuk membaca. Karena menurutnya, memahami literasi dapat dilakukan dengan cara menulis.

Dirinya mengibaratkan seperti metode sorogan di pondok pesantren. Yakni bisa setor hafalan secara terus menerus. Dengan kata lain harus memahami subtansi dari tulisan.

“Ide menulis belum tentu berhasil, bisa saja macet. Penyebabnya alat menulis tidak sekaya datamu. Dan alat menulis adalah kata-kata,” ungkap Leak dalam acara bertemakan ‘Meningkatkan Gairah Literasi di Madrasah dan Pondok Pesantren’ itu.

Dengan memperlebar alat menulis, lanjut Leak, esensi literasi akan muncul. Karena tahu apa yang perlu dilakukan dalam memahami literasi serta cara melakukannya.

Dia juga menjelaskan tentang tujuan utama literasi. Yakni guna mempermudah kehidupan manusia, sehingga bisa memahami masalah berdasarkan data dan fakta. “Literasi adalah hal yang dapat memutuskan sikap untuk menghadapi suatu masalah,” kata dia.

Di ketahui, kegiatan launching dan bedah buku ini berlangsung di Gedung IPHI Pucakwangi. Yang mana,  sebagai ajang pengenalan Pucakwangi melalui karya sastra pelajar dari berbagai lembaga sekolah dan pesantren. (lut/fat)