PATI, Joglo Jateng – Lamanya proses pembangunan Jembatan Juwana membuat para pengendara yang melintas di jalan yang menghubungan Pati dengan Rembang mengeluh. Pasalnya, akibat pembangunan tersebut arus lalu lintas sering tersendat.
Salah satunya Fadil, warga Rembang yang bekerja di Pati. Ia mengaku sering terjebak macet jika hendak pulang maupun berangkat kerja. Bahkan, dari keterangannya, kemacetan hingga mencapai 2 kilometer dari jembatan Juwana.
“Kemacetan sampai satu hingga dua kilometer dari jembatan Juwana. Padahal itu malam jam 8. Belum lagi kalau jam kerja,” keluhnya, Selasa (22/11).
Dia juga memperkirakan, kemacetan jalan Rembang-Pati jika dihitung secara keseluruhan bisa mencapai 4 kilometer. Tepatnya Rusunawa Juwana hingga depan SPBU Juwana ke arah Pati.
Hal senada juga dirasakan Abdulilah, warga Pati yang bekerja di Rembang. Ia sering terjebak kemacetan saat pergi maupun pulang kerja. Untuk itulah, ia berharap supaya arus lalu lintas bisa kembali lancar lagi.
“Harapannya semoga kemacetan ini segera diatasi. Karena ini sangat menganggu. Dari mulai bangjo itu jalan mulai semprawut,” ungkap dia.
Sementara itu, Direktur Pembangunan Jembatan pada Kementerian PUPR Yudha Handita menyatakan bahwa pihaknya telah menargetkan pembangunan embatan Juwana akan rampung dalam waktu setahun. Meksipun pengerjaan pembangunan tersebut dijadwalkan dua tahun.
“Paling tidak dua tahun ini (2021-2022) proyeknya berlangsung. Sehingga secepatnya akan digarap. Paling tidak 31 Mei 2022 ini sudah mulai persiapan. Rencananya awal Juni baru dilakukan pembongkaran jembatan,” ucapnya. (lut/fat)










