Kudus  

Hartopo Terus Gaet Investor untuk Kembangkan TPA Tanjungrejo

CEK: Bupati Kudus Hartopo saat meninjau Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang berada di Desa Tanjungrejo, Kecamatan Jekulo, beberapa waktu lalu. (ISTIMEWA/JOGLO JATENG)

KUDUS, Joglo Jateng – Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang berada di Desa Tanjungrejo, Kecamatan Jekulo, di tahun ini tidak ada anggaran untuk perluasan. Maka dari itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus terus berupaya untuk menggaet investor untuk melakukan pengembangan TPA tersebut.

Bupati Kudus HM Hartopo mengatakan, di 2023 ini tidak ada alokasi anggaran untuk pengembangan TPA. Akan tetapi, pihaknya terus berupaya bagaimana untuk mendatangkan investor agar TPA bisa menampung sampah dengan maksimal.

“Kami terus mencari investor dan bagaimana untuk mendatangkan investor. Sehingga, ada upaya pengolahan sampah yang bisa lebih efisien. Ini baru kita lakukan,” ucapnya.

Hartopo mengaku, siap bertemu dengan investor kapanpun dan di manapun jika ada yang berminat untuk berinvestasi di Kudus. Khususnya untuk perluasan dan pengembangan TPA tersebut.

“Kami sendiri dengan investor sangat welcome. Kapanpun, dimanapun, hari libur pun jika saya diundang, akan langsung datang. Karena bagaimanapun, ini supaya Kudus betul-betul ada investor yang bisa membuat perubahan,” tuturnya.

OLAH SAMPAH: Bupati Kudus HM Hartopo saat meninjau Pusat Daur Ulang (PDU) yang berlokasi di selatan Pasar Baru Kudus, beberapa waktu lalu.

Sementara itu, pihaknya juga mengupayakan bank sampah agar tidak terjadi penumpukan. Seperti sosialisasi kepada masyarakat untuk pengolahan sampah dan pemilahan sampah.

“Kami sendiri sudah berupaya untuk pengajuan sampah. Dengan kesadaran masyarakat adanya bank sampah, pemilah sampah mulai dari hulu, ini harus dilaksanakan,” ujarnya.

Akan tetapi, lanjutnya, masyarakat belum sepenuhnya sadar akan hal tersebut. Sehingga, seakan-akan pemerintah tidak melakukan upaya untuk pengelolaan sampah.

“Jadi harapan kami tidak semata-mata kita harus kerja sendiri, seakan-akan harus memperluas TPA dan sebagainya. Tapi, bagaimana peran masyarakat di dalam itu juga penting sekali,” pungkasnya. (sam/fat)