KUDUS, Joglo Jateng – Menjelang Ramadan, Pemerintah Kabupaten Kudus tahun ini kembali menyelenggarakan Dandangan. Tradisi ini dalam beberapa tahun sebelumnya sempat vakum karena pandemi Covid-19.
Kepala Bidang PKL dalam Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus Imam Prayitno mengatakan, event Dandangan tahun ini digelar dengan tambah lebih besar. Hal itu sesuai dengan instruksi dari pimpinan.
“Event Dandangan tahun ini digelar lebih besar, otomatis kami menambah lokasi yaitu alun-alun dan Ramelan,” ujarnya.
Dirinya mengatakan, Dandangan tahun ini lapak nya ditambah menjadi 600 lapak untuk UMKM. Ukuran lapaknya berbeda beda tergantung jalan titik dimana mereka berada. Hal ini jauh lebih besar dari tahun-tahun sebelumnya adalah 350 an lapak.
“Tahun ini Dandangan 70 persen di isi oleh UMKM kuliner. Hal tersebut menjadi berbeda dengan Dandagan edisi sebelumnya. Ini yang terunik di dandangan tahun ini hampir 70 persen adalah jualan makanan, tidak tau fenomena apa yang sedang ada saat ini,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Satuan polisi pamong praja (satpol PP) Kudus, melalui Kepala Bidang Ppsdal, Agus mengatakan, untuk persiapan pengamanan dandangan tahun ini sedang dalam proses koordinasi. (cr3/fat)










