SMPN 1 Jetis Peringati HUT dengan Lomba Literasi & Bakti Sosial

SEMANGAT: Para siswa saat melakukan bakti sosial kepada 17 siswa di SMPN 1 Jetis, Senin (27/3/23). (RIZKY ADRI KURNIADHANI/JOGLO JOGJA)

SEKOLAH Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Jetis Bantul mengelar peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-44 di sekolahnya, Senin (27/3/23). Dalam peringatan tersebut, terdapat berbagai kegiatan di antaranya lomba literasi dan bakti sosial. Kegiatan itu melibatkan seluruh siswa sekolah serta masyarakat sekitar.

Kepala SMPN 1 Jetis Sri Lestari mengatakan, ada lima lomba yang diadakan untuk memeriahkan HUT, yaitu geguritan, story telling, puisi, sesorah, dan jurnal literasi. Pada setiap perlombaan diambil satu siswa untuk mewakili kelasnya.

“Karena branding sekolah kami sebagai sekolah literasi, sehingga kita selalu mengembangkannya kegiatan-kegiatannya. Selain itu juga ada literasi reguler, bimbingan literasi, dan salah satunya lomba literasi ini,” ungkapnya saat diwawancarai Joglo Jogja, Senin (27/3).

Dengan diadakannya lomba literasi itu, diharapkan siswa bisa lebih senang untuk membaca serta menulis. Karena dalam ujian kelulusan, siswa memerlukan literasi yang baik untuk bisa mendapatkan hasil yang maksimal.

“Harapan kami dengan adanya lomba literasi ini, siswa akan giat baca dan tulis atau berliterasi. Jika nanti siswa telah terbiasa berliterasinya, maka kemampuan literasinya akan meningkat sesuai tuntutan Asesmen Standarisasi Pendidikan Daerah (ASPD) yang materinya literasi dan numerasi,” ujarnya.

Disisi lain, dalam peringatan HUT ke-44 itu ada pembagian sembako yang diberikan di dua dusun sekitar sekolah. Dengan jumlah penerima ada 30 orang yang membutuhkan dengan 15 orang di setiap dusunnya.

“Pembagian sembako kita arahkan ke masyarakat sekitar, tetangga dekat yaitu Ponggok dan Dusun Kertan. Kita ambil 30 masyarakat kurang mampu, Insya Allah jika kita mempunyai rezeki yang lebih, akan kita kembangkan lebih itu,” imbuhnya.

Selain itu, juga ada pembagian kepada siswa yang  kurang mampu dengan kondisi yang benar-benar paling membutuhkan. Total terdapat 17 siswa yang mendapat bantuan dengan diberikan uang tunai. (cr4/abd)