Figur  

Tak Berhenti Latihan meski Raih Deretan Prestasi

Mei Handayani
Mei Handayani. (DOK. PRIBADI/JOGLO JATENG)

DERETAN prestasi tak membuat, Mei Handayani, seorang atlet hapkido untuk berhenti berlatih. Sebelum bertanding, perempuan kelahiran Pati itu harus melakukan latihan fisik maupun teknik olahraga beladiri itu.

Selama ini, atlet perempuan berparas cantik itu sendiri telah berhasil mengumpulkan sejumlah medali. Dari mulai juara 1 eksibisi PON Papua 2021, juara 1 Kejurda Jateng 2022 hingga juara 1 Kejurnas Padang 2022.

Mei, akrab sapanya, bercerita, ia memiliki kisah dukanya saat berlatih hapkido. Dari merasakan sakit saat latihan akibat tendangan hingga kena banting lawan. Meskipun begitu, ia mengaku tetap senang karena memiliki pelatih baik.

“Di hapkido saya bisa belajar tentang kesabaran, ketekunan dalam berlatih dan mengenal banyak orang hebat untuk belajar menjadi lebih baik serta punya pengalaman bertanding. Jadi harus tetap semangat karena semua butuh proses dan kerja keras,” kata dia, Rabu (12/4/23).

Mei menambahkan, dalam memenangkan pertandingan, ia perlu latihan supaya tidak mudah menyerah. Di mana hal itulah kunci berkeberhasilan yang selama ini dia pegang.

“Saya masih mempunyai impian untuk bisa masuk di kejuaraan resmi tingkat nasional maupun internasional. Jadi harus tetap belajar dan berlatih untuk mengasah kemampuan,” imbuhnya.

Sebelum menjadi atlet haptiko, Mei dulunya pernah menjadi atlet taekwondo dengan rentetan sejumlah prestasi. Tepatnya pada 2021 lalu ia beralih cabang olahraga dengan tujuan mencari pengalaman baru.

“Hapkido lebih bebas saat bertanding, boleh membanting atau memukul dan melihat peluang di hapkido. Jadi bosan dengan beladiri sebelumnya, yang sudah ditekuni selama 16 tahun,” ucapnya. (lut/gih)