SEMARANG, Joglo Jateng – Grand Final Pemilihan Denok Kenang 2023 yang digelar secara terbuka (outdoor) di Taman Indonesia Kaya ramai dipadati masyarakat Kota Semarang. Di antara yang hadir adalah pendukung dari masing-masing peserta yang lolos mencapai babak final.
Ratusan warga yang hadir nampak membawakan buket dan spanduk yang berada di samping dan belakang kursi tamu undangan. Para penonton ini senantiasa bersorak ketika jagoannya tampil.
Pada puncak acaranya, Muhammad Assegaf (22) dan Nurul Amany (22) keluar sebagai pemenang dan menyandang gelar Denok dan Kenang 2023. Mereka pun mengungkapkan rasa bangganya.
“Sangat seru dan senang banget akhirnya setelah melewati proses audisi bersama sebanyak 280 peserta sampai diambil 30 finalis dan sampai sekarang menjadi juara 1,” ungkap Muhammad Assegaf saat ditemui Joglo Jateng usai acara, Selasa (16/5).
Selanjutnya, upaya yang akan ia lakukan setelah terpilih sebagai Kenang atau duta pariwisata, yaitu mempromosikan beberapa tempat wisata di Kota Semarang yang saat ini masih belum banyak diketahui baik oleh warga lokal maupun mancanegara.
“Kita duta wisata akan mempromosikan sektor pariwisata. Terlebih lagi kan saya konten kreator, saya juga share di beberapa tempat wisata apalagi banyak warga lokal yang gak tau wisata di Kota Semarang seperti apa. Saya juga akan membuat promosi yang besar-besaran seperti wisata religi, kuliner agar semua tahu,” ungkap lulusan Universitas Sultan Agung (Unissula) Semarang itu.
Sementara itu, Nurul Amany sebagai Denok juga mengaku akan menjalankan perannya untuk ikut serta mempromosikan sektor pariwisata di Semarang. Ia mengungkapkan, banyak wisatawan baik lokal maupun mancanegara yang jauh-jauh datang ke kota ini untuk belajar kebudayaan.
“Saya rasa Pemkot Semarang prestasinya luar biasa hebatnya. Bahkan pemerintah kota/kabupaten, bahkan luar Jawa mau datang ke Kota Semarang banyak belajar banyak hal, mau itu studi banding dan sebagainya. Saya ingin memaksimalkan pariwisata di Kota Semarang dengan kita ajak yuk orang luar Semarang berwisata disini, juga memajukan UMKM (usaha mikro kecil menengah) agar PAD (pendapatan asli daerah) semakin meningkat,” jelasnya.
Dalam acara Grand Final Pemilihan Denok Kenang, turut hadir Anggota DPD RI Dapil Provinsi Jawa Tengah, Casytha A. Kathmandu, beberapa pasang perwakilan duta wisata seluruh Provinsi Jawa Tengah.
Selain itu, ada juga Putri Indonesia Jawa Tengah 2022 sekaligus Putri Indonesia Persahabatan 2022 Duta, Catherine Widya Putri Stumer sebagai salah satu juri, serta sejumlah pejabat daerah lainnya yang turut memeriahkan acara ini.
Dengan terpilihnya Denok Kenang tahun ini, Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu berharap keduanya dapat menjadi sosok muda yang bisa memperkenalkan pariwisata di Kota Semarang. Baik dengan memperkenalkan kebudayan, kuliner, hingga UMKM Kota Semarang.
“Apalagi sekarang kan persaingan daerah wisata semakin ketat, baik tingkat provinsi maupun kabupaten/kota. Jadi diharapkan mereka bisa menjadi marketingnya,” ujarnya.
Sebanyak 15 pasang finalis Denok Kenang adalah kaum muda, yang terdiri dari pelajar sekolah menegah atas (SMA), mahasiswa, hingga yang sudah bekerja.
Tema yang diangkat kali ini adalah “Melalui Generasi Muda Pariwisata Akan Semakin Tangguh”. Proses pemilihan dilakukan dengan pemaparan visi misi Denok Kenang berdasarkan pertanyaan yang diajukan oleh para juri.
Berbagai pertanyaan yang diajukan berpacu pada muatan pengetahuan pariwisata, penguasaan teknologi sosial media, serta bahasa Inggris. (cr7/mg4)










