Disperindagkop UKM Kudus Gelar Pelatihan Manajemen Keuangan Koperasi

Penguatan Koperasi dalam Perencanaan hingga Laporan

KUDUS– Sebanyak 30 perwakilan pengurus koperasi di Kabupaten Kudus mengikuti pelatihan manajemen keuangan koperasi. Kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pengurus koperasi dalam mengelola keuangan, mulai dari perencanaan hingga pelaporannya.

Selamat Idulfitri 2024

Kegiatan tersebut digelar oleh Dinas Tenaga Kerja Perindustrian, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disnakerperinkop UKM) Kabupaten Kudus. Yang berlangsung dari mulai 29 Juli-2 Agustus 2019 di gedung Dekopinda.

Kepala Dinas Tenaga Kerja, Perindustrian, Korporasi dan Usaha Kecil Menengah Bambang TW melalui pelaksanaan tugas (Plt) Kepala Bidang (Kabid)Koperasi, Rofiq Fachri mengatakan, pelaksanaan latihan manajemen keuangan ini, sebagai upaya menggenjot pemaksimalan koperasi dalam dunia usaha. Sebab, selama ini dalam manajemen keuangan, beberapa diantaranya masih menggunakan laporan manual.

Baca juga:  Bea Cukai Kudus Gerebek Tempat Produksi Rokok

“Selama ini, koperasi di Kudus sudah rutin dalam pelaporannya dan berjalan baik. Tapi pembukuannya masih menggunakan sistem yang belum update. Kondisi ini akan menuai muncul kelemahan-kelamahan. Bisa saja terjadi ada laporan yang tertinggal sehingga berpengaruh pada sehatnya koperasi. Kalau masih manual, juga sangat berpotensi menimbulkan laporan yang kurang benar,” katanya.

Ia menuturkan tujuan dari pelatihan untuk mendorong semua koperasi bisa lebih kuat dalam perencanaan dan laporannya. Menghasilkan pergerakan koperasi yang sehat dan berdampak pada majunya koperasi ini sendiri.

“Untuk itu, dengan pelaksanaan latihan, seluruh koperasi bisa menerapkan ilmu dalam pelatihan dan dapat membawa koperasi kedepan lebih baik lagi. Dengan manajemen keuangan yang baik, tentunya bisa memaksimalkan roda perputaran koperasi dalam wujud usaha. Imbas dari pelaporan keuangan ini juga kita harapkan bisa menjadi kontrol dalam pelaksanaannya dan melalui reporting yang baik bisa mempertanggung jawabkannya,” bebernya.

Baca juga:  Desa Mandiri Ngembalrejo Tingkatkan Pengelolaan Sampah

Lanjutnya, peserta pelatihan juga akan diajak studi banding ke Koperasi Muntilan di wilayah Magelang. Karena dari segi pengelolaan di Muntilan relatif lebih baik dibandingkan dengan Kudus.(adv)