Sementara itu, Kepala Bagian Kesra Setda Kabupaten Semarang M. Risun menyambut baik kegiatan pelatihan menulis aksara Jawa bagi pemuda di wilayah setempat.
Dalam sambutannya secara daring, ia mengatakan bahwa penggunaan bahasa Jawa perlu digalakkan lagi dan masyarakat harus didorong untuk bisa menguasainya, termasuk penulisan aksara Jawa.
“Diperlukan kembali penggalakan penggunaan bahasa Jawa karena bahasa Jawa penuh dengan kearifan lokal,” ujarnya.
Risun menambahkan, setiap Kamis pegawai di Pemerintah Kabupaten Semarang berpakaian dan berbahasa Jawa dalam rangka mempertahankan budaya dan bahasa Jawa,sekaligus melestarikan bahasa dan budaya Jawa, termasuk aksara Jawa.
“Generasi muda tidak boleh melupakan aksara Jawa,” ujarnya. (ara/yos)










