Miniatur Rumah Adat Kudus dari Limbah Kayu

miniature rumah adat Kudus
KREATIF: Eko Nur Halim sedang mengerjakan miniature rumah adat Kudus dengan teliti. (BAWONO MAHDAN/ JOGLO JATENG)

Dia mengatakan, miniatur Rumah Adat kota kretek buatannya sama persis dengan rumah aslinya dengan skala 1:10. Selain bentuk, kandungan filosofinya juga dibikin sama persis. Ada soko papat, tumpang songo, gebyok ukir, kere, tiang lanang atau tiang perempuan, dan lain sebagainya.

Menurutnya, Hasil karyanya itu bisa dibongkar pasang, serta rencananya full ukiran untuk dinding luar serta dalamnya. Dia mengaku, tidak mengalami kendala berarti untuk mengerjakannya. Sebab sebelumnya, ia juga pernah bikin miniatur pendopo Kudus, gazebo, miniatur gebyok, dan lainnya. Yang dibutuhkan hanya kejelian dan ketelitian.

Eko masih bingung nantinya karya ini akan dijual atau hanya akan menjadi koleksinya sendiri. Namun jika ada yang berminat dan harganya cocok, ia pun tidak keberatan untuk melepasnya.

“Rencana untuk koleksi pribadi, tapi kalau ada yang mau bayar Rp 20 juta akan saya lepas. Itu untuk miniatur rumah adat Kudus full ukir. Kalau yang tidak full ukiran, harganya bisa separuhnya,” tukas Kalim.(mg/rd2)