Pemkab Kudus Angkat Potensi Wisata Lokal

  • Bagikan
Air Tiga Rasa
RASAKAN: Plt Bupati Kudus, H.M. Hartopo mencicipi Air Tiga Rasa di Desa Japan, Kecamatan Dawe, akhir pekan lalu. (SYAMSUL HADI/ JOGLO JATENG)

KUDUS – Jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus mengunjungi wisata Air Tiga Rasa atau Rejenu di Desa Japan, Kecamatan Dawe, akhir pekan lalu. Desa yang berjarak sekitar 20,6 kilometer dari pusat Kota Kudus itu, menjadi perhatian banyak kalangan karena menyuguhkan wisata yang indah.

Dengan bersepeda, Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kudus, H.M. Hartopo dan jajarannya menyusuri jalanan Desa Japan sambil menikmati pemandangan alam yang hijau nan asri. Terdapat tiga wisata di lokasi tersebut, yakni wisata religi Makam Syaikh Sadzali Rejenu, wisata alam Air Tiga Rasa dan perkebunan Kopi Muria khas Desa Japan.

Hartopo yang didampingi Pemerintah Desa setempat mengatakan, ingin mengetahui sejarah destinasi wisata yang ada di desa itu. Selain itu, pihaknya juga ingin mengangkat potensi wisata tersebut.

“Banyak orang yang membicarakan, banyak orang yang penasaran. Saya pun sering ke sini, namun tidak pernah menanyakan histori Air Tiga Rasa. Bahkan juga dengan keberadaan makam yang terdapat disini,” ucapnya.

Air Tiga Rasa yang memiliki sumber serta rasa berbeda. Pertama memiliki rasa asam, kedua menyerupai soda, dan ketiga mirip tuak. Di tempat itu, telah disediakan tiga gayung kecil terbuat dari kayu yang disiapkan untuk mencicipi air tersebut.

Baca juga:  Polisi Bubarkan Demonstrasi Tolak UU Cipta Kerja

Selain itu, masyarakat lokal di desa tersebut juga memproduksi Kopi Japan. Kopi asli desa setempat itu juga sudah mengantongi sertifikasi resmi dari Java Legend. Sehingga memiliki kualitas yang diakui.

Sambil memetik kopi bersama petani setempat, Hartopo menambahkan, ingin menikmati seduhan kopi asli Desa Japan dengan menggunakan air tiga rasa, yang mempunyai rasa yang berbeda.

“Biasanya yang nendang itu kopinya saja. Namun, kalau pakai air ini ada rasa asemnya. Trencem-trencem sodanya pun sudah tidak ada,” katanya. (sam/gih)

  • Bagikan