Pemkab Kudus Fasilitasi Perusahaan dan Calon Pekerja

  • Bagikan
Kabid Penempatan Pelatihan dan Produktivitas Disnaker Perinkop UKM, Bambang Santoso
PAPARAN: Kabid Penempatan Pelatihan dan Produktivitas Disnaker Perinkop UKM, Bambang Santoso saat menjelaskan terkait fasilitas untuk perusahaan. (SYAMSUL HADI / JOGLO JATENG)

KUDUS – Dinas Tenaga Kerja Perindustrian Koperasi dan UKM (Disnaker Perinkop UKM) Kabupaten Kudus memfasilitasi perusahaan yang hendak mencari pekerja baik dalam kota maupun luar kota. Hal itu dilakukan untuk menghindari informasi yang bisa dikatakan hoak.

Kepala Bidang Penempatan Pelatihan dan Produktivitas Disnaker Perinkop UKM Kudus, Bambang Santoso mengatakan, pihaknya bersedia memfasilitasi perusahaan yang mencari pekerja. Begitu pula para pencari kerja di perusahaan.

“Untuk menghindari lowongan-lowongan kerja yang hoaks, kami memberikan fasilitas itu dengan cara membuat grup untuk para HRD per perusahaan yang tergabung. Begitu pun sebaliknya bagi para calon pekerja,” ucapnya di Kudus, Minggu (14/2).

Ia melanjutkan, biasanya pihak perusahaan melalui HRD menginformasikan adanya lowongan kerja ke pihaknya. Di antaranya PT. Hwaseung Indonesia (HWI), PT. Parkland World Indonesia (PWI), PR. Sukun, dan lainnya.

Baca juga:  Lapak Ganjar Diserbu UMKM

“Setelah itu kami menghubungi para pemohon AK1 atau kartu kuning jika ada lowongan pekerjaan. Hal ini untuk menghindari adanya lowongan kerja abal-abal yang sering terjadi. Kalau begini kan memang dari perusahaan membutuhkan pekerja,” terangnya.

Untuk sistem sebelumnya, perusahaan hanya meminta data AK1 kepada pihaknya yang mengarah ke fasilitasi tenaga kerja. Akan tetapi, model seperti itu dikatakannya tidak efektif.

“Karena kan kami tidak tahu, entah itu data diambil untuk apa. Apakah memang untuk penawaran lowongan kerja atau penipuan. Memang efektifnya mempertemukan pihak HRD dengan calon pekerja di kantor kami. Seperti yang sudah berjalan sebelum pandemi dan aman,” pungkasnya.

Dengan demikian, Bambang berharap dapat terus melakukan sistem seperti itu. Baginya, ini lebih efetif dan bisa memudahkan perusahaan maupun pencari kerja untuk bisa mendapatkan yang diinginkan. (sam/abu)

  • Bagikan