Vaksin untuk Lansia Kurang

Kepala Dinkes (kanan) dan Kepala Bidang P2p Dinkes Pemalang dalam sebuah rapat koordinasi di ruang rapat DPRD Pemalang, beberapa waktu lalu.

PEMALANG – Dinas kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pemalang kekurangan dosis vaksin pada vaksinasi untuk masyarakat lanjut usia (lansia). Jumlah vaksin yang diterima tidak sesuai dengan jumlah lansia, sehingga target penerima disesuaikan dengan jumlah vaksin.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pemalang Sholahudin mengatakan, vaksinasi tahap pertama untuk lansia sudah dimulai sejak tanggal 6 Maret lalu dan sudah selesai dengan waktu empat hari.

“Vaksinasi sudah selesai dan untuk sementara ini vaksin untuk lansia sudah habis,” katanya, kemarin.

Dalam vaksinasi tahap pertama ini, sebanyak 1000 vail vaksin sudah disalurkan kepada 10.000 lansia. Namun demikian, jumlah tersebut belum bisa mencukupi kebutuhan vaksinasi lansia.

Senada, Kepala Bidang Penanggulangan dan Pencegahan Penyakit Menular (Kabid P2p) Dinkes Pemalang, Yulies Nuraya juga mengatakan bahwa jumlah dosis vaksin masih kurang dan tidak sesuai permintaan yang diajukan dinkes.

“Kendalanya permintaan masyarakat banyak sedangkan vaksin yang di droping sedikit, tidak sesuai dengan permintaan,” katanya.

Akibatnya, masih banyak masyarakat yang belum divaksin karena jadwalnya mundur, baik petugas publik maupun lansia. Tercatat, untuk vaksinasi tahap kedua sebanyak 1.200 vail vaksin diserahkan kepada Dinkes Pemalang.

Yulies menjelaskan, jumlah tersebut hanya cukup untuk memenuhi seperempat dari jumlah vaksin yang diajukan olehnya. Maka dari itu, pihaknya kembali akan mengambil vaksin dari provinsi.

“Rencananya Senin vaksin akan diambil lagi di provinsi untuk 16.000 sasaran masyarakat Pemalang,” ujarnya. (cr1/gih)