Pati  

Targetkan Suara Pemilih Kalangan Milenial

Tergetkan Suara Pemilih Kalangan Milenial
KONSOLIDASI: DPC PPP menggelar Konsolidasi pengurus dan fungsionaris serta organisasi sayap Ahad lalu. (ACHWAN A./JOGLO JATENG)

PATI – DPC Partai Pesatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Pati menyiapkan strategi khusus dalam menghadapi Pemilu 2024. Salah satunya, akan fokus untuk menggaet suara Gen Z dan generasi milenial yang jumlahnya mencapai 60 persen dari total keseluruhan suara pemilih.

Ketua DPC PPP Kabupaten Pati Suwito mengatakan, untuk mencapai target menggaet sebanyak-banyak suara Gen Z dan milenial, PPP telah menyiapkan strategi. Salah saunya dengan menggaet sejumlah organisasi sayap partai berlambang Ka’bah tersebut yang berisikan anak muda berusia 25 tahun.

“Pemilih di Pemilu 2024 sekitar 60 persen adalah generasi muda yang terdiri dari Gen Z sebanyak 24 persen, dan Generasi Milenial. Kami akan merangkul mereka dengan pendekatan-pendekatan yang sesuai,” terangnya.

Baca juga:  Wapres Ingatkan Jaga Persatuan Umat Hadapi Tantangan Pemilu

Ia menjelaskan Gen Z itu baru pertama kali ikut dalam Pemilu dan generasi milenial yang kedua kali ikut pemilu. Setiap organisasi sayap nanti memiliki “duta” yang memiliki syarat “5G”. “Para ikon itu harus penuhi kriteria 5G yaitu good looking, gaul, google student, Gen Z, dan “genah” yang berarti benar,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Suwito menekankan kader muda partai untuk memperkuat rasa kebanggaan pada partai untuk menjadi mesin politik di masa depan. “Kami ibaratkan PPP sebagai sebuah produk, kalau memiliki tingkat kepercayaan tinggi dari masyarakat maka publik akan memilih produk tersebut ketimbang yang lain,” tambahnya.

Baca juga:  Polsek Juwana Amankan Ribuan Botol Arak

Sekretaris Fraksi PPP Muslihan menambahkan, pihaknya menarget menambah kuota kursi DPRD Kabupatem Pati. Dimana langkah awalnya adalah menjalin komunikasi dan penguatan internal di jajaran pengurus dan fungsionaris di akar rumput.

“Kami mendapat kuota lima kursi pada DPRD periode ini. Padahal, sebelumnya PPP hanya mendapat jatah tiga kursi di periode sebelumnya. Tambah dua lagi sangat mungkin,” ujarnya.

Menurutnya, target menambah dua kursi bukanlah hal mustahil. Hal tersebut untuk mengembalikan kejayaan PPP sebagai partai berbasis islam dan pesantren. (cr4/fat)