KUDUS, Joglo Jateng – Dinas Tenaga Kerja Perindustrian Koperasi dan UKM (Disnaker Perinkop UKM) Kabupaten Kudus, akan menggairahkan UMKM. Sebanyak 15 ribu sekian UMKM yang ada di Kota Kretek, akan diarahkan menggunakan sistem pemasaran secara online.
Kepala Disnaker Perinkop UKM Kudus Rini Kartika Hadi Ahmawati mengatakan, nantinya pihaknya akan memberikan pelatihan kepada para pelaku usaha mengenai hal itu. Mulai dari dasar hingga ke pemasaran.
“Kami akan mengupayakan marketplace. Para pelaku usaha akan kami berikan pelatihan mulai dari dasar hingga pemasarannya seperti apa. Hal ini kami lakukan sebagai fasilitas bagi UMKM agar dapat berkembang di masa pandemi Covid-19 seperti ini,” ucapnya (23/6).
Pihaknya melanjutkan, pelatihan marketplace yang mengarah ke pemasaran online tersebut, dilakukan agar para UMKM mampu bersaing di era saat ini. Pasalnya, dengan pandemi Covid-19 yang masih berlangsung mereka kesulitan memasarkan produk. Dengan alasan imbauan di rumah saja dan dilarang berkerumun.
“Rencananya awal Juli mendatang kami akan mulai mengadakan pelatihan itu di BLK. Dengan menggandeng instruktur tingkat nasional. Sehingga mereka bisa memasarkan produk via online, dan semakin berkembang kedepannya,” tuturnya.
Selain itu, Rini mengharapkan agar pandemi segera berakhir. Sehingga rencana pelatihan yang sudah ditargetkan, dan jadwal yang telah ditetapkan bisa berjalan dengan lancar. Supaya para pelaku UMKM dapat bersaing lebih dari sekarang.
“Kemudian, kami mengharapkan juga agar pelaku usaha di Kudus ini bisa bersaing. Yakni dalam mengikuti era revolusi industri yang sekarang. Pendataan UMKM juga akan kami laksanakan. Sehingga kedepannya bisa melakukan terobosan-terobosan untuk memajukan UMKM,” pungkasnya. (sam/fat)










