Kudus  

Pelaksanaan PTM Tunggu Pusat

SIMULASI: Terlihat siswa sedang mengikuti simulasi PTM yang digelar di SMP 1 Jekulo Kudus, beberapa waktu lalu. (SYAMSUL HADI/JOGLO JATENG)

KUDUS, Joglo Jateng – Jumlah kasus Covid-19 di Kabupaten Kudus saat ini terus mengalami penurunan. Namun pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) di sekolah-sekolah belum akan digelar dalam waktu dekat ini.

Bupati Kudus HM Hartopo mengungkapkan, dirinya belum mengizinkan sekolahan di Kudus untuk menggelar pembelajaran tatap muka. Bahkan, untuk menggelar simulasi PTM pihaknya menunggu arahan dari Pemerintah Pusat terlebih dahulu.

“Mengadakan simulasi saja kami tidak atau belum berani. Karena, keputusan pelaksanaan simulasi dari pemerintah pusat sampai saat ini belum ada kabarnya,” ucapnya, Kamis (5/8).

Kebijakan mengenai simulasi PTM dan sebagainya itu sendiri, menurutnya harus menunggu petunjuk dari Pemerintah Pusat. Meskipun, jumlah pasien positif Covid-19 semakin menurun dan status zona hijau desa terus bertambah.

“Hingga saat ini belum disinggung dari Pemerintah Pusat. Kami menunggu petunjuk teknis dari pusat dulu. Sehingga kami belum berani memutuskan dan mengeluarkan izin mengenai tatap muka,” tuturnya.

Pihaknya melanjutkan, apabila kebijakan mengenai PTM tersebut diserahkan kepada pemerintah daerah, sederet aturan protokol kesehatan (Prokes) ketat akan diupayakan. Seperti memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, dan mengatur jam pembelajaran, serta kapasitas siswa yang masuk.

“Tapi, karena sudah menjadi kebijakan Pemerintah Pusat dan Kudus masih menjadi perhatian pusat, lebih baik menunggu keputusan dari pusat agar tak ditegur lagi. Apalagi Kudus sebelumnya berada di zona merah, disebabkan lonjakan kasus besar-besaran di Juni lalu,” ujarnya.

Maka dari itu, menurutnya, pelaksanaan PTM dapat dilakukan ketika Kabupaten Kudus atau daerah berada di zona hijau atau kuning. “Mungkin ketika sudah berada di zona hijau atau kuning baru bisa melaksanakan tatap muka,” pungkasnya. (sam/fat)