SOLO, Joglo Jateng – Mangkatnya Raja Pura Mangkunegaran, KGPAA Mangkunegara IX, pada Jumat (13/8) menyisakan banyak pertanyaan terkait posisi penerus tahta. Meski sudah lewat 40 hari sejak meninggalnya Sang Raja, hingga saat ini belum ada nama yang muncul.
Sebelumnya, dikabarkan suksesi Mangkunegaran Surakarta akan jatuh kepada sang putra. Yakni di antara GPH Paundrakarna Jiwa Suryanegara atau GPH Bhre Cakrahutomo Wira Sudjiwo.
Namun, salah satu kerabat Mangkunegaran, Seno Adjie mengungkapkan, muncul nama lain yang digadang akan meneruskan tahta kerajaan. Ia adalah KRMH Roy Rahajasa Yamin.
“Memang Pak Roy ini salah satu cucu yang menjadi andalan. Karena menjadi trah suksesi tidak harus putra dari almarhum,” ungkapnya, belum lama ini.
Roy dinilai memiliki kapasitas yang baik sebagai salah satu kandidat. Meskipun, ia disebut tidak memiliki ambisi khusus terkait suksesi tersebut.
“Yang banyak memberikan reaksi adalah masyarakat Solo. Karena hingga saat ini belum ada pengumuman,” terangnya.
Pengambilan keputusan yang terlalu lama dikhawatirkan akan menimbulkan suasana yang tidak nyaman. Pasalnya, keluarga besar Pura Mangkunegaran masih jadi panutan masyarakat Solo.
Dari ketiga kandidat, Seno menyebut, tidak ada tanggapan yang terlalu serius. Mereka saling mendukung satu sama lain.
“Bahkan kalau misal Pak Roy (yang terpilih) maka keduanya mendukung. Kalau misal Paundrakarna (yang terpilih) maka kedua nama lain mendukung. Yang saya tahu itu. Pak Roy juga datar saja ‘nggak’ mau yang ‘gimana’ gitu,” ungkapnya.
Sebagai informasi, Roy merupakan putra dari Dang Rahadian Sinayangish Yamin dan GRA Retno Satuti, putri tertua KGPAA Mangkunegara VIII. Selain cucu Adipati Mangkunegara, Roy merupakan cucu Pahlawan Nasional Mohammad Yamin.
Saat ini, Roy berkecimpung di sektor usaha. Yakni di jasa penyediaan internet dan sektor properti. (ara/ern)










