KUDUS, Joglo Jateng – Pendidikan dan latihan dasar (Diklatsar) Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (Kokam) Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) ditutup, Minggu (17/10). Usai diadakannya diklatsar sersebut, diharapkan potensi yang dimiliki pemuda Muhammadiyah dapat tertampung.
Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kudus Achmad Hilal Madjdi mengatakan, performa kokam harus berbeda dengan lainnya. Mereka diharapkan bisa menjadi suri tauladan dalam pergerakan kader Muhammadiyah.
“Harapannya Kokam bisa terdepan dalam memunculkan profil kader Muhammadiyah yang berbeda dengan lainnya. Serta bisa mengembangkan kembali potensi-potensi kader pemuda Muhammadiyah,” ucapnya.
Dirinya juga berharap, setelah adanya penutupan diklatsar ini. Kokam bisa membantu jalannya kegiatan yang ada di Muhammadiyah. Baik di tingkat ranting, cabang, daerah, wilayah, maupun pusat.
“Yang terpenting melalui kegiatan Kokam ini, para peserta yang sudah ditetapkan dan tergabung ini akan terlatih untuk lebih disiplin. Yakni dalam menjalankan kehidupan sehari-harinya, spesifiknya di segi performa harus lebih beda dengan lainnya,” tuturnya.
Sementara itu, Komandan Kokam PDPM Kudus Sutris menyampaikan, rangkaian kegiatan tersebut dilaksanakan selama empat hari sejak 9-10 Oktober dan 16-17 Oktober. Dengan melaksanakan pembukaan di Desa Pasuruhan Lor, Kecamatan Jati dan sesi kedua pelaksanaan di Kecamatan Undaan.
“Sebelum penutupan, peserta melakukan long march dari Undaan ke Pasuruhan Lor. Dengan peserta berjumlah 52 orang. Tidak lupa protokol kesehatan (Prokes) kami terapkan semaksimal mungkin,” ujarnya.
Tujuan diadakannya diklatsar sendiri, lanjutnya, sesuai visi misi yang ada harus bisa menjaga aset yang berjalan maupun tidak berjalan. Serta bisa mensukseskan di setiap acara atau event yang dilakukan oleh para pimpinan Muhammadiyah.
“Dengan adanya kegiatan ini, semoga potensi-potensi pemuda Muhammadiyah bisa tertampung di sini. Sekaligus, agenda-agenda keinginan dari bapak-bapak pimpinan kedepannya bisa terlaksana dan berkesinambungan baik. Karena kami menginduk di Muhammadiyah, sehingga instruksi yang diberikan kepada kami akan dilaksanakan semaksimal mungkin,” pungkasnya. (sam/fat)










