PATI, Joglo Jateng – Pemerintah Kabupaten Pati melalui Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Dinporapar) menyatakan renovasi Gedung Olahraga (GOR) Pesantenan belum rampung sepenuhnya. Meskipun dari segi fasilitas dalam gedung telah selesai, namun lantai kayu (parket) perlu diganti. Sebab mengalami banyak kerusakan.
Kepala Bidang Olahraga Kardi menyatakan, proyek renovasi gedung olahraga terbesar di Kabupaten Pati tersebut ditangani dua dinas. Dinporapar menangani fasilitas dalam gedung seperti kamar ganti pemain, ruang wasit dan renovasi arena pertandingan. “Untuk fasilitas penunjang sudah rampung. Tinggal perombakan lantai kayu yang harus ganti parket. Bisa dibilang sudah 80% dari seluruh pengerjaan” terangnya, Senin (1/11).
Ia menyebut anggaran untuk memoles fasilitas dalam gedung dan pemasangan plafon menghabiskan anggaran kurang lebih Rp 400 juta yang bersumber dari APBD tahun 2019. Sedangkan proyek penggantian atap sekitar Rp 1,048 miliar. “Namun soal anggaran perombakan lantai parket DPUTR yang lebih paham soal itu,” lanjutnya.
Kardi menambahkan GOR Pesantenan memang perlu peremajaan, lantaran dimakan usia. Sejumlah bagian gedung yang terletak di perempatan Jl. Kolonel Sunandar tersebut tak bisa digunakan untuk even akbar. Atap bocor, cat mengelupas di seluruh bagian gedung. Hingga lantai lapangan yang lapuk di sebagian besar bagian.
“Kita tak tahu bagaimana kejelasan pelaksanaan Porprov 2022. Namun sebagai salah satu penyelenggara kami berusaha menyiapkan fasilitas pertandingan sebisa mungkin. Tentunya dengan anggaran yang ada. Sebab dua tahun ini banyak sekali refocusing anggaran termasuk untuk persiapan venue atletik,” sambungnya.
Ia menjelaskan nantinya GOR Pesantenan juga disiapkan untuk menjadi arena pertandingan senam yang hingga saat ini belum tersedia. Sebab, minimnya anggaran yang tersedia memaksa pihaknya untuk melakukan penyesuaian dengan pagu anggaran yang ada.
“Tahun ini Tribun VVIP juga sudah rampung. Untuk menampung tamu undangan yang hadir dari dalam maupun luar daerah. Untuk venue pertandingan senam, rencananya pemkab akan menyiapkan arena khusus. Namun jika tidak memungkinkan akibat keterbatasan anggaran, arena senam bisa di gelar di GOR,” pungkasnya. (ahw/fat)










