PATI, Joglo Jateng – Jelang pelaksanaan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) tingkat Provinsi Jawa Tengah, Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Dinporapar) Kabupaten Pati mengadakan training center (TC) bagi para atlet. Program tersebut diadakan sebagai bentuk keseriusan untuk meraih hasil terbaik.
Kepala Dinporapar Pati Rekso Suhartono, melalui Kasi Olahraga, Pendidikan, dan Rekreasi Supar mengatakan, tahun ini pihaknya mengirimkan wakil untuk sembilan dari sepuluh cabang olahraga (cabor). Satu cabor absen diikuti karena telah diwakilkan oleh kabupaten lain.
“Tahun ini kita tidak mengirimkan seluruh cabor karena aturannya sedikit berbeda. Tiga cabor tahun ini harus melalui tingkat keresidenan, yaitu voli pasir, sepak takraw, dan panahan. Untuk takraw, Pati tidak mengirimkan karena seluruhnya baik putra maupun putri sudah diwakilkan oleh Kabupaten Jepara,” terangnya.
Meski demikian, Dinporapar Pati tetap berusaha memberikan yang terbaik demi meraih target juara. Salah satu bentuk keseriusannya adalah dengan diadakannya TC bagi para atlet yang mewakili Pati ke tingkat provinsi.
“Kami adakan TC untuk para atlet supaya bisa meraih hasil terbaik. Karena bisa dikatakan, tahun ini merupakan kesempatan kami untuk meraih juara umum. Tahun sebelumnya, Pati kesulitan meraih juara umum karena ada cabor renang, yang didominasi oleh Semarang. Karena tahun ini tidak ada renang, jadi ini merupakan kesempatan besar,” ungkapnya.
Supar menyebutkan, pelaksanaan TC tetap diimbangi dengan akademik. Pihaknya tidak ingin para atlet tertinggal di bidang akademik karena lebih mementingkan Popda. Oleh sebab itu, porsi latihan disesuaikan dengan jadwal sekolah.
“Meski dilakukan secara intensif setiap harinya, tapi latihan di TC juga disesuaikan dengan jadwal sekolah atlet. Kami juga sudah berkoordinasi dengan pihak sekolah, agar para atlet tetap dapat mengikuti pelajaran. Sehingga tercipta istilahnya win-win solution,” pungkasnya. (abd/fat)










