PEMALANG, Joglo Jateng – Pemerintah Kabupaten Pemalang memberikan bantuan berupa gratis tagihan listrik kepada penduduk miskin di Pemalang hingga Desember 2021. Dalam upaya pengentasan kemiskinan ekstrem pemkab berkolaborasi dengan berbagai pihak salah satunya Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.
Wakil Bupati Pemalang Mansur Hidayat mengungkapkan, pihaknya terus melakukan kolaborasi dengan pemprov untuk menangani kemiskinan ekstrem di daerahnya. Dirinya menargetkan Desember 2021 kemiskinan ekstrem di Pemalang bisa segera teruntaskan.
“Kami terus berkolaborasi dengan pusat dan provinsi. Sekarang yang baru kami lakukan yaitu kerja sama dengan pemprov untuk menggratiskan tarif listrik kepada masyarakat miskin,” jelasnya.
Jika dilihat dari data Pemalangkab.bps.go.id. Jumlah penduduk miskin di Pemalang pada 2020 sebesar 209.003 jiwa atau 16,2 persen dari total penduduk. Jika data tersebut masih tetap sama, maka semua warga miskin tersebut mendapatkan bantuan listrik gratis hingga Desember 2021.
Ia menjelaskan, selain pemberian bantuan listrik gratis pihaknya juga telah menginstruksikan kepada PLN Pemalang untuk melakukan pemasangan listrik di rumah warga yang belum mempunyai aliran listrik. Hal tersebut agar menyetarakan semua masyarakat agar dapat merasakan listrik di rumah mereka.
“Dalam waktu dekat semua rumah bisa merasakan terangnya lampu. Karena listrik sudah bisa mengalir di kediaman mereka,” ujarnya.
Selain itu pihaknya menuturkan, ada bantuan bedah rumah dan pemberian fasilitas toilet ke masing-masing rumah warga yang belum memiliki fasilitas tersebut. Dengan terus menggerakan program dan kolaborasi bersama pemerintah pusat serta provinsi, ia berharap, kemiskinan ekrtrim ini bisa segera terselesaikan.
“Ada bantuan dari Baznas, dan yang belum memiliki jamban bisa segera punya. Lalu bedah rumah, dan dari pusat ada bantuan stimulant perumahan swadaya (BSPS). Ya semua itu kolaborasi untuk penanganan kemiskinan ekstrem di Pemalang,” tegasnya. (fan/all)










