BOYOLALI, Joglo Jateng – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boyolali masih menjalankan program vaksinasi bagi anak usia 6 hingga 11 tahun. Dengan upaya tersebut, tercatat capaian vaksinasi usia anak di wilayah ini telah mencapai 92 persen.
Kepala Puskesmas Kecamatan Ngemplak, Siti Zulaekah mengungkapkan, sebanyak 7.153 siswa SD/MI/SDLB di Kecamatan Ngemplak sudah tervaksin dosisi pertama. Jumlah ini mencapai 95,4 persen dari target sasaran 7.586 anak.
Sedangkan, target vaksinasi siswa PAUD mengalami peningkatan. Pasalnya, beberapa anak yang sebelumnya belum cukup umur kini sudah memasuki usia enam tahun. Penambahan sebanyak 153 siswa. Dari semula 638 siswa, menjadi 791 siswa.
“Jadi sudah melebihi dari sasaran, karena memang ada yang PAUD yang pada awal belum masuk di dalam sasaran,” terangnya saat pelaksanaan vaksinasi anak di Kantor Kepala Desa Gagaksipat, Ngemplak, Kamis (13/1).
Bupati Boyolali, M. Said Hidayat, mengapresiasi capaian vaksinasi anak usia 6 hingga 11 tahun di Kecamatan Ngemplak. Sebab, capaian vaksinasi di daerah ini mencapai angka 125 persen.
“Semoga sebelum tanggal 17 (Januari) ini sudah selesai tahap pertama. Nanti tahap kedua dimulai tanggal 18 (Januari). Semoga di bulan Januari ini semua dapat kita selesaikan dengan cepat,” ujarnya saat melakukan monitoring vaksinasi.
Sebagai informasi, capaian vaksinasi anak usia 6 hingga 11 tahun di Kabupaten Boyolali pada Kamis (13/1/) pukul 16.00, tercatat sebanyak 88.267 orang telah tervaksin dosis pertama. Atau mencapai 92,9 persen dari total target 95.713 sasaran.
Capaian vaksinasi di beberapa kecamatan telah melebihi target. Di antaranya Kecamatan Kemusu yang mencapai 138,1 persen. Dimana dari sasaran sebanyak 1.925, telah tervaksin sebanyak 2.658 siswa.
Kemudian, Kecamatan Tamansari mencapai 134,4 persen. Dari sasaran sebanyak 2.194, telah tervaksin sebanyak 2.949 siswa. Serta, Kecamatan Ampel mencapai 111,6 persen. Dari sasaran sebanyak 3.823 telah tervaksin sebanyak 4.266 siswa. (hms/ern)










