Pati  

Curah Hujan Tinggi Penyebab Banjir di Pati

Bupati Kabupaten Pati Haryanto. (LUTHFI MAJID / JOGLO JATENG)

PATI, Joglo Jateng – Beberapa hari lalu bencana banjir melanda puluhan desa di Kabupaten Pati. Menangapi hal itu, Pemerintah Kabupaten Pati menyebut bahwa curah hujan tinggi penyebab bencana tersebut. Adapun permasalahan lainya terkait belum selesainya normalisasi sungai.

Bupati Pati Haryanto mengatakan, pihaknya tidak bisa melakukan normalisasi sungai. Pasalnya, normalisasi sungai menjadi kewenangan dari Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS). Dirinya mengaku bahwa pendangkalan sungai itulah yang menjadi dampak terjadinya bencana banjir.

“Kebetulan sungai ini miliknya balai besar semua. Kalau dinormalisasi harus izin. Padahal, dari balai itu tidak ada perencanaan menormalisasi secara tuntas. Jadi oleh karena itu dampaknya di lapangan,” kata Haryanto, belum lama ini.

Selain itu, Haryanto juga menyebut bahwa di Kabupaten Pati ini merupakan dataran rendah.  Jadi pada saat musim penghujan kerap menjadi langganan banjir. Semantara yang dilakukan oleh pemkab saat ini hanya mengantisipasi bersama pihak terkait lainya.

“Jadi antisipasi kita menggerakkan relawan, TNI, ada Porli, ada BPBD, ada Tagana, dan lain-lain yang membantu di lapangan. Yang penting tidak ada korban,” imbuhnya

Dirinya menjelaskan, bencana banjir yang kerap melanda Kabupaten Pati ini sebab kondisi geografis yang kurang baik. Apalagi didorong curah hujan tinggi. Selain itu pihaknya belum bisa melakukan perbaikan karena anggaranya masih dalam proses.

“Kalau banjir saat ini kan bukan menyeluruh. Ada banjir bandang, ada yang memang kebetulan curah hujan tinggi. Kalau yang kemarin-kemarin itu ada banjir bandang, itu hanya satu hari dua hari,” tandasnya. (cr7)