Bupati Pemalang Tebar 20.000 Benih Ikan Dalam Peringatan HPN 2022

TEBAR: Bupati Mukti Agung Wibowo bersama kepala desa dan beberapa kepala OPD menabur benih ikan di Embung Pudak Wangi, Benowo Park, Desa Penggarit, Jumat (11/3). (ISTIMEWA/JOGLO JATENG)

PEMALANG, Joglo Jateng – Bupati Pemalang melakukan tebar 20.000 benih ikan nila di Embung Pudak Wangi, Objek Wisata Benowo Park, Desa Penggarit pada, Jumat (11/3). Kegiatan tersebut masih dalam rangkaian peringatan Hari Pers Nasional (HPN). Yang bertujuan untuk konservasi, serta sinergitas insan pers dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pemalang.

Bupati Pemalang Mukti Agung Wibowo mengatakan, kegiatan tabur benih ikan berjalan dengan lancar, tertib, santai dan meriah. Namun tetap membawa misi mulia, yaitu mendukung upaya konservasi ikan.

“Latar belakang pelaksanaan kegiatan ini, yaitu dalam rangka memperingati serta memeriahkan HPN 2022. Saya berharap kepada seluruh insane pers, di Pemalang dapat semakin kompak, maju dan berkembang,” ujarnya di Penggarit, Jumat (11/3).

Selain itu, ia mengimbau, kepada insan pers untuk bersama mempromosikan destinasi wisata yang ada di Kabupaten Pemalang. Karena hal tersebut nantinya berdampak pada semakin dikenalnya tempat wisata di Pemalang oleh wisatawan, baik dalam maupun luar kota.

“Baik dukungan melalui online maupun offline. Semoga dengan kontribusi dari segenap rekan-rekan, sektor pariwisata Kabupaten Pemalang dapat semakin berkembang serta dikenal luas sampai kancah Nasional,” tuturnya.

Melalui kegiatan ini, Bupati Agung berharap, hubungan antara Pemkab Pemalang dan media dapat semakin akrab, kuat dan erat. Sehingga mampu mewujudkan rasa kekeluargaan yang berdampak positif bagi kualitas hubungan emosional maupun hubungan kerja sama.

Sementara itu, Kepala Desa Penggarit Imam Wibowo menyampaikan, bahwa nantinya Embung Pudak Wangi akan difungsikan sebagai sarana penunjang irigasi pertanian. Dan akan di padupadankan dengan kegiatan pariwisata. Untuk kedepannya, akan dijadikan konsep waterpark. Namun sambil menunggu anggaran dan realisasi, maka sebelumnya akan dimanfaatkan untuk pembesaran benih ikan.

“Harapannya, nantinya akan ada nilai ekonomi yang kami dapatkan. Salah satunya adalah pariwisata. Di mana masyarakat sekitar Desa Penggarit dan sekitarnya dapat melakukan aktivitas memancing. Di samping untuk memenuhi kebutuhan pangan juga untuk kebutuhan pariwisata,” terangnya. (fan/all)