RSJD Surakarta Miliki Layanan Konsultasi Kesehatan Jiwa lewat Telepon

RESPON: Seorang nakes RSJD Surakarta terlihat sedang memberikan layanan konsultasi lewat telepon, belum lama ini. (HUMAS / JOGLO JATENG)

SURAKARTA, Joglo Jateng – Rumah Sakit Jiwa Daerah (RSJD) Surakarta memperkenalkan layanan konsultasi kesehatan jiwa melalui pusat panggilan atau call center 082323000333. Bahkan, beberapa layanan telepon yang diberikan kepada masyarakat ada yang gratis. Layanan ini disebut tele konsultasi jiwa dan tele konsultasi jiwa maternal.

Hal tersebut disampaikan Kepala Bidang Pelayanan Medis RSJD Surakarta, dr Maria Rini I, Sp.KJ, M.Kes, saat ditemui Joglo Jateng, belum lama ini. Ia mengatakan, layanan ini dijadwalkan setiap Selasa, Rabu, Kamis, dan Jumat dengan tenaga kesehatan (nakes) sesuai tugasnya.

“Kemudian, waktunya dimulai pukul 10.00 -11.00. Jadi, layanan ini untuk umum yang mau menanyakan sesuatu atau konsultasi jiwa, kita layani dengan melibatkan seluruh tenaga kesehatan, khusunya kesehatan jiwa,” ujar dr Maria.

Ia menjelaskan, nakes spesialis sudah dijadwalkan harinya untuk melayani konsultasi jiwa lewat telepon. Terdiri dari psikiater, psikolog, dan perawat jiwa.

“Hari Selasa, khusus psikater. Sedangkan Rabu dan Kamis adalah perawat jiwa dan psikolog. Khusus hari Jumat, kami ada layanan konsultasi jiwa maternal (masa kehamilan sampai pasca melahirkan),” jelasnya.

Saat ditanya alasan kenapa setiap Jumat ada layanan khusus untuk ibu hamil, ia menuturkan bahwa masa-masa kehamilan hingga pasca kelahiran rentan terkena gangguan jiwa. Sehingga, layanan ini perlu dihadirkan di RSJD Surakarta.

“Kalau ibu hamil hingga pasca persalinan itu rentan gangguan jiwa. Maka, saat pelayanan diampuh oleh psikiater,” ucapnya.

dr Marina membeberkan, cara untuk mendapatkan layanan ini cukup mendaftarkan dan memilih hari yang sudah ditentukan. “Layanan ini kita batasi satu orang hanya 15 menit, karena waktu yang ditawarkan cuma satu jam. Tetapi, pemohon nanti bisa mengulang lagi (telepon),” ungkapnya.

Ia berharap, dengan adanya layanan ini masyarakat bisa memanfaatkannya. Hal itu agar mereka bisa mengetahui langkah-langkah untuk mengatasi permasalahan kesehatan jiwa. (dik/gih)