PEMALANG, Joglo Jateng – Bupati Pemalang menerima audiensi Paguyuban Jawa Tengah (PJT), dan menerima bantuan dari Kementerian Perdagangan untuk pelaku UMKM. Serta sosialisasi pemberdayaan masyarakat dalam pengolahan sampah. Sehingga mendukung berbagai program pembangunan daerah, maupun program pemulihan ekonomi masyarakat yang terdampak dari pandemi Covid-19.
Bupati Pemalang Mukti Agung Wibowo menyampaikan, ia berharap silaturahmi dan sinergitas ini dapat terjaga dengan baik. Sehingga kedepannya Pemalang bisa mendapatkan program prioritas untuk alokasi bantuan dari pemerintah pusat.
Sementara itu, terkait bantuan untuk para pelaku UMKM, ia mengucapkan terima kasih kepada PJT. Karena telah menjadi kepanjangan tangan dari Kementerian Perdagangan yang memberikan bantuan berupa Gerobak Souvenir, Rombong Motor, serta Box Freezer. Harapannya dapat membantu para pelaku UMKM mengembangkan usahanya.
“Saya berharap, silaturahmi dan sinergitas ini dapat terus terjaga dengan baik. semoga kedepannya Kabupaten Pemalang kembali mendapatkan prioritas untuk sasaran bantuan dari Kementerian Perdagangan RI. Sehingga bantuan sarana dan prasarana yang diberikan dapat dinikmati secara lebih luas oleh para pelaku UMKM di Pemalang,” ucapnya di Sasana Bhakti Praja Kantor Kabupaten Pemalang.
Sementara itu, Ketua PJT Leles Sudarmanto mengatakan, kedatangannya bertujuan membantu pemkab untuk memberdayakan masyarakat. Salah satunya dengan pemberdayaan pengolahan sampah. Yang nantinya diproses menjadi bahan bakar kendaraan.
“Kami menawarkan program pengolahan sampah untuk masyarakat. Dengan tujuan, merubah pemikiran mereka tentang sampah, agar menjadi sebuah komoditi yang bernilai jual. Di sini kami juga memberikan pelatihan pengolahannya. Untuk bisa menjadi sebuah mata pencaharian mereka,” tuturnya.
Selain program tersebut, ia juga akan mengajak masyarakat yang ingin membuat usaha namun tidak memiliki modal, agar bisa berdiri. Sistemnya yaitu masyarakat harus mempunyai lahan sebagai toko kecil dan akan diberikan modal berupa barang-barang kebutuhan pokok yang bisa dijual di lingkungan mereka.
Harapannya, dengan adanya PJT datang ke Pemalang dan beberapa kabupaten kota lainnya. Bisa mendukung program mereka dalam memberdayakan masyarakat. Sehingga menciptakan masyarakat Indonesia yang memiliki daya saing di tingkat dunia. (fan/all)










