Unai Emery Bangga Villarreal Melaju ke Perempat Final

SENANG: Pemain Villarreal merayakan kemenangannya atas Juventus pada leg kedua babak 16 besar Liga Champions di Stadion Allianz, Turin, Kamis (17/3) dini hari. (ANTARA/JOGLO JATENG)

TURIN, Joglo Jateng – Villarreal berhasil melaju ke perempat final Liga Champions seusai menyingkirkan Juventus pada babak 16 besar dengan agregat 4-1 di Stadion Allianz, Kamis (17/3) dini hari. Pelatih Unai Emery mengaku bangga dengan capaian yang sudah dia dapatkan itu.

Emery mengatakan, dirinya bangga untuk segalanya. Termasuk kepada sepak bola Spanyol yang menempatkan tiga wakilnya ke perempat final.

LESU: Pemain Juventus Paulo Dybala (kanan) bereaksi usai gawangnya kebobolan oleh pemain Villarreal di Stadion Allianz, Turin, Rabu (16/3) waktu setempat. (ANTARA/JOGLO JATENG)

“Saya bangga untuk segalanya, untuk sepak bola Spanyol, untuk Villarreal dan untuk melaju ke perempat final dari kompetisi ini untuk pertama kalinya sebagai pelatih,” ujar Emery.

Pelatih asal Spanyol itu melanjutkan, pada babak pertama pertandingan ini memiliki arah yang berbeda. Dirinya sudah memperkirakan Villarreal membutuhkan kiper mereka dalam kondisi terbaik.

Emery menjelaskan, Villarreal harus menunggu waktu yang terbaik untuk melakukan serangan. Sebab Juventus kerap membahayakan lini pertahanan mereka pada babak pertama, namun hal tersebut mampu diatasi.

“Itu adalah momen untuk melihat bagaimana pertandingan dipatahkan untuk kami. Saya mengantisipasi pertandingan panjang dan tetap berdiri adalah tujuannya,” imbuh Emery.

Soal lawan di babak perempat final, Emery mengaku enggan membicarakan hal tersebut. Karena semua calon lawan yang akan Villarreal hadapi adalah tim yang sulit. “Saya tidak akan berbicara soal rival. Mereka semua sangat sulit. Ruangan sangat rumit. Kami harus mempersiapkan diri dengan peduli serta antusiasme,” terang Emery.

Pada pertandingan ini, Villarreal mampu mengalahkan Juventus dengan skor 3-0 berkat eksekusi penalti dari Gerard Moreno dan Arnaut Danjuma. Serta gol dari Pau Torres yang membuat mereka lolos dengan agregat 4-1.

Sementara itu, pelatih Juventus Massimiliano Allegri meminta maaf atas kegagalan timnya setelah kandas di tangan Villarreal. Juventus secara keseluruhan bermain baik pada pertandingan ini, namun pada akhirnya mereka harus mengakui hasil buruk ini.

“Saya tidak bisa menyalahkan anak-anak untuk segalanya. Saya memberikan selamat kepada Emery dan Villarreal karena mereka memainkan laga yang adil,” kata Allegri.

Pelatih asal Italia itu lanjut mengatakan, dirinya menilai Villarreal memiliki intensi untuk membawa pertandingan ke babak tambahan dan mengambil keuntungan dari momen tertentu. “Mereka melakukannnya dengan cara yang terbaik, kami terlalu naif,” sambung Allegri.

Senada dengan Allegri, pemain sayap Juventus Juan Cuardado mengatakan tidak ada penjelasan soal kekalahan ini. Bianconeri memainkan babak pertama dengan bagus, namun tidak mencetak gol menjadi hambatan untuk mereka.

“Bermain menghadapi tim luar biasa ini adalah sulit. Kami tahu itu. Kami harus bangkit dan membalikkan halaman secepatnya,” ucap Cuardado. (ara/fat)