KENDAL, Jolgo Jateng – Dalam rangka memajukan pariwisata, Pemerintah Kabupaten Kendal berkolaborasi dengan semua pihak. Baik Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), pokdarwis, maupun para pegiat pariwisata lainnya.
Hal itu disampaikan Bupati Kendal Dico M Ganinduto pada Ngopi Bareng di objek wisata Omahe Opa, Kecamatan Patean, belum lama ini. Menurutnya, dengan berkembangnya pariwisata, lapangan pekerjaan akan terbuka luas bagi masyarakat Kendal.
“Kita akan terus berkolaborasi dengan semua pihak, baik penggerak maupun pegiat pariwisata di Kabupaten Kendal, dan mengintegrasikan antara pariwisata yang di kelola oleh pihak desa, swasta, maupun yang dikelola oleh Pemkab Kendal,” terangnya.
Disampaikan, saat ini pihaknya fokus pada tiga pengembangan wisata, yaitu wisata agro, bahari, dan religi. Terkait kondisi pariwisata saat ini, lanjut Dico, walaupun masih di tengah pandemi, pariwisata di Kendal sudah mengalami peningkatan.
Hal itu dapat dilihat dari meningkatnya jumlah wisatawan yang berkunjung ke Kabupaten Kendal. Yakni, dari 420 ribu orang pengunjung pada 2020, kemudian meningkat menjadi 499 ribu orang pengunjung pada 2021. Dan pihaknya menargetkan sebanyak 600 ribu orang pengunjung pada 2022.
“Di tengah pandemi sudah mengalami peningkatan. Hal ini dikarenakan destinasi sudah mulai berkembang. Jadi kita optimis, ketika nanti pandemi selesai, pariwisata di Kabupaten Kendal bisa lebih maju,” imbuhnya.
Untuk itu, pihaknya akan memfokuskan pembenahan pada infrastruktur menuju destinasi pariwisata, dan mendukung para pelaku usaha. Sehingga akan lebih banyak lagi wisatawan yang berkunjung di Kabupaten Kendal. (hms/gih)










