Kudus  

Museum Jenang Kudus Suguhkan Beberapa Ikon Kota Kretek

KUNJUNGI: Tampak beberapa pengunjung Museum Jenang Kudus tengah melihat-lihat koleksi yang ada. (SYAMSUL HADI / JOGLO JATENG)

KUDUS, Joglo JatengDi Kabupaten Kudus ada sebuah museum yang cukup diketahui banyak orang, namanya Museum Jenang Mubarok. Berdiri sejak 2017, museum ini merupakan tempat tujuan wisata terpadu sebagai wisata edukasi, sejarah, religi, seni, budaya, wisata industri dan wisata oleh-oleh.

Saat memasuki bangunan yang terletak di wilayah Kecamatan Kota ini, pengunjung dimanjakan terlebih dahulu dengan makanan oleh-oleh khas Kota Kudus, apalagi kalau bukan jenang. Sementara koleksi museum terletak di lantai dua.

Pertama kali ketika berada di lantai dua, tampak di tengah-tengah berdiri tegak miniatur Menara Kudus. Disampingnya ada diorama patung pekerja yang sedang mengaduk kuali, menandakan proses pembuatan jenang.

TUNJUKKAN: Pengelola Museum Jenang Kudus Hesti Tri Hartanto menunjukkan salah satu koleksi yang ada di museum tersebut.

Pengelola Museum Jenang Kudus, Hesti Tri Hartanto menjelaskan, awalnya pada 2017 museum ini didirikan untuk mengedukasi sejarah berkembangnya Jenang Kudus Mubarok dari generasi ke generasi. Akan tetapi, secara bertahap dari tahun ke tahun dilakukan pengembangan hingga saat ini.

“Pada kepemimpinan generasi ke tiga saat ini, oleh pimpinan kami Bapak H. Muhammad Hilmy, SE., pada tahun 2017 membangun Mubarok Sentra Bisnis dan Budaya (MSBB) yang di dalamnya terdapat showroom produk Jenang Mubarok dan produk kemitraan lainnya serta Museum Jenang Mubarok di lantai dua.
Dari tahun ke tahun secara bertahap terus dilakukan pengembangan dan penambahan koleksi museum dan koleksi yang terbaru adalah mushaf Alquran berukuran besar dengan media bahan kanvas,” terangnya Kamis (31/3).

Museum Jenang Mubarok memiliki berbagai koleksi unggulan, diantaranya Miniatur Menara Kudus, Diorama Bahan Baku Jenang, Proses dan Peralatan Pembuatan Jenang, Diorama Pasar Bubar, Maket Komplek Menara dan Masjid Al Aqsha, Rumah Adat Kudus, Foto Kudus Tempo Dulu, Foto Bupati Kudus dari Masa ke Masa, Ruang Literasi Gusjigang, Ruang Trilogi Ukhuwah, Spot Kearifan Lokal Kudus, Spot Pakaian Adat Kudus, Galeri Alquran, Galeri Asmaul Husna, Miniatur Ka’bah, Spot Nitisemito, Replika Omah Kapal, Miniatur Stasiun Kudus, Spot Perpustakaan Sosrokartono, Miniatur Omah Kembar, Replika Pesawat Fokker serta koleksi unggulan lainnya.
Disamping itu, juga disediakan spot unik dan menarik untuk berfoto bagi para pengunjung.

“Jadi ketika pengunjung dari luar maupun dalam daerah berkunjung ke sini, tidak hanya melihat bagaimana proses pembuatan jenang saja, tapi mereka akan disuguhkan beberapa ikon menarik dan sejarah Kota Kudus. Dalam satu gedung ini, mampu mencakup semuanya, terutama yang berkaitan dengan Kota Kudus,” pungkasnya.

(sam/ern)