KUDUS, Joglo Jateng – Pengunjung Museum Jenang di Kabupaten Kudus mulai merangkak naik. Setelah sebelumnya sempat menurun dratis akibat dihantam pandemi Covid 19 di tahun 2019.
Pengelola Museum Jenang, Hesti Trihartanto mengatakan, saat pandemi melanda, penurunan pengunjung mencapai 80 persen. Namun pada 2022 pengunjung merangkak naik. Meskipun harus tetap mematuhi protokol kesehatan.
“Awal tahun ini sudah mulai nampak pengunjung berdatangan. Namun kita tetap mengimbau pengunjung untuk mematuhi prokes. Pengunjung dari jejang pendidikan juga mulai berdatangan. Dari mulai PAUD, TK, SD, SMP, hingga SMA,” katanya.
Dirinya tidak bisa menyebutkan terkait jumlah pengujung setiap hari. Ia hanya mengungkapkan setelah di longgarkannya Peraturan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), museum jenang sudah ramai pengunjung.
“Pandemi sangat berpengaruh pada perusahaan kami. Jadi, selama kurun waktu 2 tahun itu vakum. Tetapi, awal tahun ini sudah mulai pulih,” imbuhnya
Dia menginginkan supaya museum jenang kembali ramai lagi. Baik pengunjung dari luar daerah ataupun masyarakat sekitar. Sehingga museum jenang dikenal sebagai icon Kabupaten Kudus.
“Harapan kepedan, museum jenang dapat menjadi tempat unggulan di Kabupaten Kudus. Kami sebagai elemen dari dunia usaha, supaya bisa saling bersinergi bersama pemerintah untuk membangun Kudus,” tandasnya. (cr7/fat)










