KUDUS, Joglo Jateng – Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kudus segera mengusulkan pembelajaran tatap muka (PTM) 100 persen. Hal tersebut dilakukan, mengingat Kabupaten Kudus telah memenuhi syarat untuk melakukan PTM 100 persen.
Kepala Disdikpora Kudus Harjuna Widada, melalui Kasi Kurikulum Pendidikan Dasar Afri Shofianingrum mengatakan, pihaknya tengah melakukan persiapan untuk mengusulkan pelaksanaan PTM 100 persen sebelum lebaran. Rencananya, pengsulan akan dilakukan dalam waktu dekat.
“Kita sedang dalam proses untuk mengusulkan kepada Pak Bupati. Tapi Selasa (5/4) sepertinya juga ingin PTM 100 persen. Tapi sepertinya setelah lebaran. Kalau dari kami, rencananya minggu-minggu ini akan diusulkan. Karena kami mempertimbangkan jam kerja guru juga, biar lebih tertata dan lebih efektif lagi,” terangnya.
Bukan tanpa sebab, usulan tersebut dilakukan. Karena Kabupaten Kudus telah memenuhi syarat untuk melakukan PTM 100 persen. Khususnya dari segi capaian vaksinasi.
“Untuk PTM 100 persen sendiri, sebenarnya kita sudah memenuhi syarat sesuai SKB. Capaian vaksinasi di Kudus juga sudah tinggi, terlebih anak-anak juga sudah selesai vaksin dosis kedua, tinggal menunggu booster saja. Tinggal nanti Pak Bupati mengizinkan atau tidak,” ujarnya.
Pihaknya berharap, kegiatan belajar mengajar (KBM) di Kota Kretek dapat segera kembali seperti saat sebelum pandemi. Sehingga, proses penyaluran ilmu dapat lebih optimal.
“Tentunya kami berharap bisa tatap muka secara keseluruhan. Karena seperti yang kita tahu bersama, pembelajaran secara daring itu berpotensi mengakibatkan learning loss. Hal seperti itu yang kita perlu hindari,” pungkasnya. (abd/fat)










