PATI, Joglo Jateng – Berdasarkan dari data Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Pati, Pendapatan Asli Daerah (Daerah) pada triwulan pertama 2022 telah mencapai 26,64 persen.
Kepala Bidang Pendapatan BPKAD Pati, Zabidi mengatakan, target PAD pada triwulan pertama hanya 15 persen. Namun, pihaknya sudah mencapai 26,64 persen. Sedangkan target PAD tahun anggaran 2022 sebesar Rp 362 miliar.
“Sampai dengan triwulan peratama terealisasi sebesar Rp 96,6 miliar atau sebesar 26,64 persen. Terkait itu, kami tidak alami kendala. Karena kami telah melampaui target di triwulan pertama,” kata Zabidi.
Dirinya menjelaskan, ada beberapa sektor yang memiliki pendapatan tertinggi. Yakni dari Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) sebesar 39,35 persen, Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) sebesar 28,58 persen, dan penerangan jalan sejumlah 27,75 persen. Sedangkan yang terendah dari Pajak Hiburan sekitar 14,23 persen.
“Karena di masa pendemi ini untuk event-event tidak ada yang mengajukan izin untuk pajak hiburan. Seperti pementasan dan gedung senima kita di Plaza Pragolo juga masih sepi pengunjung,” imbuhnya.
Dirinya menambahkan, PAD triwulan kedua nanti sejumlah 40 persen. Kemudian pada triwulan ketiga sebesar 75 persen, dan triwulan keempat yakni 100 persen.
Pihaknya kedepan mengaku optimis dan mencapai target. Pasalnya, jika dilihat dari triwulan yang pertama sudah bisa melebihi target yang ditentukan. “Sebab kita yang di taksir 15 persen saja sudah bisa mencapai 26,64 persen. Jadikan tinggal sedikit lagi sudah tercapai. Yang membuat kami optimis itu,” tandasnya. (cr7/fat)










