Pati  

Gencarkan Edukasi Pencegahan Stunting

Kabid KBPK Dinsos Kabupaten Pati, Besti Ihdinasari (LUTHFI MAJID/JOGLO JATENG)

PATI, Joglo Jateng – Upaya edukasi kepada masyarakat terkait pencegahan stunting sedianya terus dilakukan secara teratur. Lantaran, edukasi tersebut bertujuan untuk menekan penurunan angka kasus stunting di masyarakat.

Kepala Bidang (Kabid) KBPK Dinas Sosial Kabupaten Pati, Besti Ihdinasari menyampaikan, pihaknya memiliki tim penyuluhan Keluarga Berencana (KB) yang ada di tiap kecamatan. Hal itu bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat dalam pencegahan sebelum terjadi stunting. Seperti mengenalkan pentingnya makanan bergizi dan berimbang bagi anak.

“Kita menyiapkan calon pasangan usia subur supaya benar-benar menikah di usia yang ideal. Biar alat reproduksinya dan emosionalnya sudah matang, kemudian segalanya sudah siap,” ungkapnya Kamis (21/4).

Di samping itu, dirinya menuturkan, hampir semua masyarakat di Kabupaten Pati telah mengetahui apa itu stunting. Kendati demikian, meski sudah mengetahui informasi stunting, di desa tertentu masih ada yang belum maksimal. Karena belum mendapatkan pemahaman edukasi yang cukup.

“Kalau laporan administratif pastilah bagus. Akan tetapi, kita juga perlu cek ke bawah. Ketika kita turun kelapangan, kemampuan masyarakat itu beda-beda,” imbuhnya.

Selain itu, edukasi pencegahan stunting terhadap masyarakat, menurutnya, selama ini telah berjalan cukup baik. Namun, ada beberapa faktor yang masih menjadi kendala.

“Sampai sejauh ini sudah sesuai yang diharapkan. Tetapi tidak merata semua. Karena masing-masing desa itu bermacam-macam. Jadi terkadang kadernya rajin, tapi masyarakatnya keberatan,” terangnya. (cr7/ziz)