PATI, Joglo Jateng – Harga bahan pokok dan pangan di Pasar Puri Baru, Kabupaten Pati cenderung mengalami penurunan setelah liburan lebaran 2022. Pasalnya, menjelang hari Idul Fitri 1443 H sejumlah komoditas mengalami kenaikan harga.
Berdasarkan pantauan di lapangan, sejumlah sembako telah mengalami penurunan. Meskipun penurunannya tidak terlalu signifikan.
Paini (60) salah satu pedagang sembako di Pasar Puri menyebutkan, sejumlah bahan pokok dan pangan telah menurun. Tetapi hanya beberapa, seperti cabe merah dan rawit, tomat, wortel, hingga minyak goreng.
“Minyak goreng kemasan turun jadi Rp 24 ribu dari sebelumnya Rp 25 ribu. Kemudian cabe merah dari harga 40 per kilonya sudah turun seharga Rp 38 ribu. Dan lainya seperti tomat dan wortel,” jelas Paini.
Penurunan berberapa komoditas tersebut setelah dirinya mulai berjualan di hari ketiga lebaran lalu. Lebih lanjut lagi, ia menilai bahan kering seperti terigu dan gula harganya cenderung stabil. Sedangkan untuk sayuran harganya justru masih tinggi.
“Sayuran harga masih cenderung tinggi, mulai dari daun kul, daun bawang, kacang panjang. Alasannya mungkin yang mengunduh belum datang,” imbuhnya.
Sementara itu, Indah (42) salah satu pembeli di Pasar Puri Baru mengungkapkan, terjadi penurunan harga minyak goreng pasca lebaran. Dirinya mengatakan bahwa penurunan cukup lumayan. Meskipun belum bisa seperti harga lama.
“Minyak goreng kemasan 2 liter harganya Rp 48 ribu. Dulu sebelum lebaran harga mencapai Rp 55 ribu,” terang Indah, saat ditemui di Pasar Puri.
Dirinya memperkirakan penurunan terjadi karena stok minyak goreng sudah banyak. Sehingga membuat penurunan harganya menjadi cukup signifikan. Meskipun belum bisa seperti sebelum adanya kenaikan.
Sedangkan harga sembako lainya ia menyebut memang terjadi penurunan. Namun dirinya tidak bisa menjelaskan secara jelas jenis sembako yang alami penurunan. (cr7/fat)










