Tingkatkan Kreatifitas Pembelajaran IPS Sekolah Dasar melalui Model Tari Bambu

Oleh: Fathur Rahman, S.Pd.SD
Guru SDN 1 Papringan, Kec. Kaliwungu, Kab. Kudus

PEMBELAJARAN merupakan proses interaksi yang terjadi antara peserta didik dengan pendidik serta dengan sumber belajar yang ada pada lingkungan belajar yang meliputi guru dan siswa serta saling bertukar informasi. Pembelajaran dirancang untuk meningkatkan proses pembelajaran. Dalam sekolah dasar, Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) merupakan pembelajaran yang wajib diberikan kepada peserta didik. Dalam pembelajaran IPS, peserta didik dapat mempelajari tentang kehidupan sosial dengan lingkungannya. Dimulai dari lingkungan terdekat yaitu keluarga hingga lingkungan masyarakat dimana peserta didik tumbuh dan berkembang sebagai bagian dari masyarakat. Melalui pembelajaran IPS diharapkan siswa dapat memiliki sikap peka dan tanggap dalam memecahkan masalah sosial yang dihadapi dan terjadi di lingkungan masyarakat. Sehingga melalui pembelajaran IPS diharapkan peserta didik dapat membawa dirinya secara dewasa dan bijak dalam kehidupan nyata di masyarakat sebagai makhluk sosial.

Untuk mewujudkan pembelajaran IPS seperti yang sudah dijelaskan, diperlukan keterampilan guru untuk menciptakan situasi pembelajaran yang menyenangkan dan menantang. Tidak hanya itu, guru juga perlu mendesain pembelajaran yang aktif, kreatif, menyenangkan, dan dapat meningkatkan minat belajar peserta didik. Pembelajaran aktif, kreatif dan menyenangkan adalah pembelajaran yang melibatkan peserta didik secara aktif mencari sendiri atau berdiskusi kelompok di bawah bimbingan dari guru.

Pemilihan model pembelajaran sangat mempengaruhi kualitas dan keberhasilan sebuah pembelajaran yang akan dilakukan. Salah satu model pembelajaran yang dapat digunakan dalam pembelajaran IPS adalah model cooperative learning tipe bamboo dancing atau tari bambu. Model tari bambu (Hanafiah dan Suhana, 2009:56) mempunyai tujuan untuk peserta didik saling bertukar informasi pada saat yang bersamaan dengan pasangan yang berbeda dalam waktu singkat secara teratur. Strategi ini cocok untuk materi yang membutuhkan pertukaran pengalaman dan informasi antar siswa. Dengan kata lain, model pembelajaran tari bambu adalah pembelajaran kooperatif yang melibatkan semua peserta didik untuk aktif dan saling bertukar informasi pada saat yang bersamaan serta dapat meningkatkan kemampuan komunikasi. 

Keunggulan model pembelajaran kooperatif bamboo dancing adalah peserta didik saling berbagi informasi dengan pasangan yang berbeda dalam waktu yang singkat dan teratur sehingga mempunyai banyak kesempatan untuk mengolah informasi serta meningkatkan keterampilan dalam berkomunikasi. Langkah-langkah yang dapat ditempuh dalam model pembelajaran bamboo dancing sebagai berikut. a) Penulisan topik di papan tulis atau mengadakan tanya jawab dengan siswa. b) Separuh atau seperempat kelas, jika jumlah siswa terlalu banyak berdiri berjajar. Jika cukup ruangan, mereka bisa berjajar di depan kelas. Kemungkinan lain adalah peserta didik berjajar di sela-sela deretan bangku. Cara yang kedua ini akan memudahkan pembentukan kelompok karena diperlukan waktu relatif singkat.Separuh kelas lainnya berjajar dan menghadap jajaran yang pertama.

Kemudian, c) Dua peserta didik yang berpasangan dari kedua jajaran berbagi informasi. d) Kemudian, satu atau dua peserta didik yang berdiri di ujung salah satu jajaran pindah ke ujung lainnya di jajarannya. Jajaran ini kemudian bergeser. Dengan cara ini, masing-masing peserta didik mendapat pasangan yang baru untuk berbagi. Pergeseran bisa dilakukan terus sesuai dengan kebutuhan.

Kelebihan metode bamboo dancing adalah a) Siswa dapat bertukar pengalaman dengan sesamanya dalam proses pembelajaran. b) Meningkatkan kerjasama diantara siswa. c) Meningkatkan toleransi antar sesama siswa. Akan tetapi, metode ini juga memiliki beberapa kekurangan. Di antaranya, a) Siswa lebih banyak bermainnya dari pada belajar. b) Interaksi pembelajaran tidak terjadi secara baik. c) Kelompok belajar yang gemuk sehingga menyulitkan proses belajar mengajar. (*)